Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, February 19, 2021

Shirataki, Mie dan Beras Umbi Porang yang Lagi Trending, Berikut Cara Masak dan Daftar Harganya

Kemasan beras shirataki yang berasal dari
umbi porang setelah diproses dan diolah (fot: istimewa).
Gemawilis/Kuliner - 
Porang, menjadi tanaman paling populer dan menjadi incaran petani di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, karena tanaman jenis umbi-umbian ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain itu, tanaman porang juga memiliki keunggulan dan mengandung ragam khasiat bagi kesehatan manusia.


Kini olahan porang pun bisa dijumpai di beberapa swalayan atau minimarket yang dijual dalam kemasan pack berupa mie kering, mie basah, dan beras seperti Alfamart, Indomaret, Alfamidi, dan tempat-tempat perbelajaan lainnya. Bahkan hasil olahan porang yang marak disebut mie dan beras 'Shirataki' ini juga sudah dipasarkan secara online di media sosial.

Olahan shirataki sendiri ditemukan oleh orang Jepang. Namun bahan utamanya yang berupa umbi porang diimpor besar-besaran dari Indonesia. Disebut konjak karena menghasilkan tepung konyaku yang jadi bahan shiratake.

Shirataki mengandung karbohidrat dan serat glucomannan. Serat glucomannan inilah yang memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh manusia, diantaranya untuk menghambat penyerapan dan pengangkutan kolesterol di usus besar, menstimulasi otot pada usus untuk memberaihkan saluran cerna, memberi efek kenyang lebih lama, dan mengurangi kadar gula dalam darah, meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin, dan masih banyak lagi kemanfaatannya.

Selain untuk dibuat mie dan beras shirataki, umbi porang juga berguna sebagai bahan baku ice cream, pengikat bakso sosis, kapsul obat, kosmetic, jelly, pengikat lem, perekat cat mobil, hingga sampai bahan accu kering.

Shirataki memiliki tekstur yang kenyal lembut dengan rasa yang netral atau tawar. Keduanya mudah untuk diolah menjadi aneka masakan yang menggugah selera. Mie dan beras Shirataki juga bermanfaat untuk yang lagi diet dan yang memiliki diabetes.

Inilah harga mie dan beras shirataki yang dapat dan kami rangkum dari berbagai sumber. Harga dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu. Selain itu, harga yang ada di setiap tempat bisa berbeda-beda, tergantung dari promo yang berlaku dan juga penawaran pihak penjual.

Daftar Harga Beras/Merk Beras Shirataki;

1. Wet konnyaku rice Tsubu Shirataki/Beras Basah 200 gram, Rp 9.000 - 11.000.

2. Ashitaki Rice/Beras Ashitaki/Ashitaba Shirataki basah 200 gram, Rp 13.500.

3. Skinny Pasta organik konyaku rice nasi 200 gram 25.000.

4. Beras shirataki 100 gram, Rp 32.000. Beras Shirataki 250 gram, Rp 49.500 - 82.500.

5. Beras shiratakikonnyaku 500 gram, Rp 98.000 - 110.000.

6. Shiratakikonyaku rice 1 kilo gram, Rp 190.000 - 290.000.

7. Rice konnyakushirataki 5 kilo gram, Rp 930.000 - 985.000.

Untuk memasak memasak beras shirataki pun, caranya cukup gampang tinggal cuci beras shirataki secukupnya dengan menggunakan air mengalir. Selanjutnya masukan ke dalam panci rice cooker dan tunggu sampai matang seperti menanak nasi biasa menggunakan rice cooker.

Daftar Harga/Merk Mie Shirataki;

1. Wet Shirataki mie basah Rp 8.000.

2. Mr Ishii Mie Shirataki Hijau Rp 9.000.

3. Fitmee Mie Goreng Korea Shirataki Rp 16.900.

4. Ashitaki/Ashitaba dan Shirataki/Mie Instan Goreng Rp 18.500.

5. Skinny Pasta mie Shirataki Organik Rp 25.000.

6. Dry Shirataki mie kering 250 gram, Rp 42.250.

7. Mie Shirataki biru per box isi 25 pack, Rp 213.999.

8. Mie Shirataki hijau per dus isi 25 pack, Rp 223.999.

Mie shirataki berbentuk mie tipis agak mirip dengan soun, mie ini berwarna putih dan bening atau transparan, sesuai arti namanya "air terjun putih". Cara memasaknya juga cukup mudah kayak masak mie pada umumnya dan cukup tambahkan bumbu sesuai kreasi masing-masing. (Ks/Tim/gw)

BERITA TERKAIT