Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, February 26, 2021

Polri: Masyarakat Bisa Lapor Jika Melihat Anggota Polisi Mabuk dan Masuk Tempat Hiburan

Masyarakat bisa lapor saat melihat anggota Polisi
mabuk dan masuk tempat hiburan (fot: humas polri)
Gemawilis/Nasional - 
Buntut
kasus penembakan oleh Bripka CS di Cengkareng, Jakarta Barat, yang menyebabkan tiga orang tewas dan satu luka, Polri akhirnya melarang anggota Polisi ke tempat hiburan malam dan mengonsumsi minuman keras.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono. Jumat (26/2/2021), dilansir dari lanam portal berita resmi Polri.

Brigjen Pol. Rusdi Hartono menjelaskan mekanisme pengawasan anggota Polri usai keluarnya aturan mengonsumsi minuman keras dan masuk ke tempat hiburan adalah dengan menggunakan laporan masyarakat sebagai landasan pengawasan.

"Mekanismenya, melalui adanya laporan dari masyarakat kemudian ditindak lanjuti laporan tersebut. Selanjutnya, anggota Profesi dan Pengamanan (Propam) turun ke lapangan memantau perilaku anggota, "terangnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa anggota yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi. "Jika ada perilaku anggota yang melanggar ketentuan, maka Propam akan melakukan tindakan terhadap anggota yang melanggar, "tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Irjen Pol. Ferdy Sambo mengatakan Propam akan melakukan penertiban terhadap anggota Polri yang masuk tempat hiburan malam dan meminum minuman keras.

"Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras, termasuk penyalahgunaan narkoba, "tegas Irjen Pol. Ferdy Sambo.

Selain itu, Divisi Propam Polri akan melakukan pengecekan kembali prosedur pemegang senjata api terhadap seluruh jajaran anggota di semua wilayah.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (25/2) telah terjadi penembakan di sebuah cafe di Cengkareng, Jakarta Barat, yang menyebabkan tiga orang tewas dan satu kritis. Tiga korban yang meninggal dunia yakni anggota TNI berinisial S dan dua pegawai kafe berinisial FSS dan M. (Humas Polri) gw

**Berita asli tayang di Tribratanews.polri.go.id