Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, February 19, 2021

Polres Nganjuk Ungkap Keracunan Korban Longsor Karena Mie Ayam dari Donatur Mengandung Formalin

Korban longsor Nganjuk, 44 orang mengalami
keracunan, kondisi saat ini mulai membaik (fot: istimewa)
Gemawilis/Berita Peristiwa -
Polres Nganjuk mengungkap insiden keracunan yang di alami oleh para pengungsi tanah longsor
di Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk, karena ada kandungan formalin di dalam mie ayam yang dikirimkan oleh donatur pada Kamis (18/2/2021).

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Pratama mengatakan, setelah pihaknya mengambil sampel dari mie ayam itu dan meminta bantuan tim kedokteran Nganjuk, ditemukan formalin didalam mie ayam.

"Saya perintahkan dari reskrim mengambil sampel mi, kuah, saus, kecap, dan juga sayuran yang dicampur. Tadi malam sudah minta bantuan untuk food security dari kedokteran di Nganjuk. Nitrit nol, sianida nol, arsenin nol, tapi formalin 10, "ungkap Kapolres, dikutip dari jatim.antaranews.com. Jumat (19/2).

Kapolres mengatakan, dengan hasil penelitian itu bisa diambil kesimpulan bahwa korban mengalami gejala keracunan seperti muntah, mual, dan pusing karena makan mie ayam yang mengandung formalin.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Nganjuk, warga yang mengalami gejala keracunan berjumlah 44 orang, 3 orang dirawat di RSUD Nganjuk, 1 orang di RS Bhayangkara dan 7 orang di Puskesmas Ngetos. Sementara untuk 33 orang lainnya dirawat jalan karena mengalami gejala ringan.

Lebih lanjut, AKBP Harviadhi, mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Dari informasi, mie tersebut pemberian donatur dari beberapa orang yang mengatasnamakan diri dalam Paguyuban Mie Ayam Surabaya, dan bukan dimasak dari dapur umum di posko.

Dari hasil temuan itu, Polisi kemudian menindaklanjuti dengan menghubungi nomor telfon paguyuban. Dua orang warga Sidoarjo dan satunya warga Malang akan di jemput dan di lakukan pemeriksaan di Polres Nganjuk.

"Kami sudah kontak identitas dan keberadaan. Siang ini saya perintahkan reskrim untuk penjemputan. Dua orang akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Nganjuk. Apabila ada unsur pidana, kami tingkatkan untuk proses lebih lanjut, "tegasnya. (Tim/gw)