Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, February 15, 2021

Longsor Nganjuk, 20 Orang Hilang dan 14 Luka-Luka

Pemkab Nganjuk kerahkan tim gabungan untuk
mencari korban yang dikabarkan hilang (fot: istimewa).
Gemawilis/Berita Peristiwa -
Bencana tanah Longsor terjadi di Kabupaten Nganjuk,
pada Minggu (14/2/2021). Kejadian tepatnya di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos. Longsor diakibatkan oleh hujan deras selama kurang lebih 4 jam, yang mengguyur wilayah di Kabupaten Nganjuk.

Akibat peristiwa tersebut, beberapa rumah warga tertimbun material longsor. Ada sekitar 7 KK 20 Jiwa Belum di temukan dan masih dalam proses pencarian. Sementara korban luka-luka ada 14 jiwa dirawat di Puskesmas Ngetos, dan 16 jiwa sedang di ungsikan dirumah Kepala Desa Ngetos.

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat dikonfirmasi detikcom mengatakan ada 20 orang hilang dan ada 14 orang yang mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Ngetos akibat peristiwa tersebut.

"Dikabarkan ada 20 yang hilang dalam pencarian dan ada 14 orang dilarikan ke Puskesmas Ngetos. Untuk lukanya belum detail, yang jelas dalam perawatan di Puskesmas Ngetos ada 14 orang, "kata Wabup Nganjuk, kepada detikcom.

Paska kejadian, Pemkab Nganjuk langsung mengerahkan Tim BPBD, TNI-Polri, Basarnas dan sejumlah relawan untuk mencari warga yang dilaporkan hilang tersebut.

"Sampai saat ini masih dilakukan pencarian, dikerahkan dari TNI, Polri, BPBD, dan juga Basarnas. Untuk banjir sebagian sudah surut, "imbuh Marhaen Djumadi.

Selain longsor, hujan deras juga mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Kabupaten Nganjuk. Banjir datang mulai pukul 13.30 Wib hingga 18.30 Wib. Ada 9 desa di tiga Kecamatan yang mengalami banjir dengan ketinggian 30 cm sampai 2,5 meter.

Daerah yang terpendam banjir diantaranya di Kecamatan Berbek, Loceret, dan Nganjuk kota. Sementara daerah paling parah ada di Kecamatan Berbek dengan ketinggian air 1 sampai 2,5 meter yakni di Sonopatik, Sendangbumen, dan Grojogan.

Sedangkan untuk Kecamatan Nganjuk Kota yang tergenang banjir di Kelurahan Ploso, Payaman, dan Jatirejo. Kecamatan Loceret di Desa Sukorejo, Kelurahan Ganungkidul, dan Kelurahan Tanjungrejo, dengan ketinggian air kurang lebih sekitar 40 hingga 80 cm. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT