Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Wednesday, February 17, 2021

Akar Wangi Akan Ditanam Pemkab Madiun di Lereng Wilis untuk Cegah Bencana

Pemkab Madiun akan tanam akar wangi di
tiga lokasi, Kecamatan Gemarang, Kare, dan Saradan.
Gemawilis/Berita -
Paska di landa banjir dan tanah longsor di beberapa titik di wilayah Kabupaten Madiun, pada Minggu (14/2/2021), terutama di daerah lereng gunung Wilis, Bupati Madiun Ahmad Dawami segera melakukan gerak cepat.


Khaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun, langsung melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama OPD, terkait penanggulangan bencana bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Perhutani KPH Saradan, Madiun dan Lawu Ds, Perum Jasa Tirta I, dan Kepala BPBD. Selasa (16/2/2021).

Dakam Rakor tersebut, Pemkab Madiun berencana akan menanam vertiver atau akar wangi di tiga Kecamatan yang menjadi daerah rawan bencana longsor. Hal tersebut sebagai upaya untuk mitigasi bencana di kawasan potensi bencana, pemilihan akar wangi karena jenis tanaman itu dinilai dapat membantu sebagai fungsi resapan air

"Kita semua mempunyai tanggung jawab atas bencana ini. Saya berharap semuanya dapat memberikan masukan serta saran, sehingga kebijakan ini dapat diambil dengan tepat untuk mengurai perihal tersebut, "kata Khaji Mbing pada pembuka rakor tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun M. Zahrowi, mengatakan terjadinya tanah longsor tersebut karena tidak seimbangnya penahan air. Berdasarkan hasil rakor, air hujan langsung jatuh ke tanah lantaran resapan air yang berada di Lereng Gunung Wilis kurang maksimal sehingga membutuhkan assesmen lebih lanjut dengan banyak komponen.

Lebih lanjut, Muhammad Zahrowi, menyampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan agar akar wangi untuk ditanam di kawasan hutan dan sejumlah lahan kritis yang ada di pegunungan serta lahan kritis di sepanjang aliran sungai. “Ini sebagai salah satu cara untuk penanggulangan bencana, "papar Zahrowi.

Dari Rakor itu, Pemkab Madiun akan menanam akar wangi di sejumlah lahan kritis yang ada di pegunungan dan lahan kritis di sepanjang aliran sungai. Sementara untuk daerah yang dipetakan antara lain Kecamatan Kare, Gemarang, dan Saradan.⁣ (Tim/gw)

Rekomendasi