Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Saturday, January 30, 2021

Satgas Covid-19 Kecamatan Kare Tegaskan Pelaku Usaha Bandel Akan Ditutup Operasionalnya - Video

Gemawilis/Berita - Upaya untuk menekan penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan Satgas Covid-19 Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Razia Yutisi dan razia pendisiplinan masyarakat terkait Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim dan SE Bupati terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) rutin terus digelar baik siang ataupun malam.


Tempat-tempat strategis yang dirasa dijadikan titik kumpul oleh warga terutama para remaja terus menjadi sasaran utama razia para anggota Satgas Covid-19 Kecamatan Kare khususnya di lingkup area pasar Gondosuli dimana di daerah tersebut banyak terdapat warung dan angkringan.

Kali ini, Jumat (29/1/2021) malam, Satgas Covid-19 menyasar salah satu toko perbelanjaan/modern dan angkringan yang ada di sekitar area Pasar Gondosuli karena waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 Wib lebih. Artinya jam PPKM pada jilid 2 sudah habis. Karena sesuai Surat Edaran (SE) Bupati, PPKM di Kabupaten Madiun hanya mengijinkan toko perbelanjaan/modern buka sampai pukul 20:00 Wib saja. Maka, jika ada yang buka lebih dari jam yang sudah ditentukan apalagi ada yang tidak menaati Prokes, berarti telah melanggar peraturan yang berlaku.

Kendati demikian, Satgas Covid-19 Kecamatan Kare masih bersabar dan tetap humanis dalam memberi tindakan kepada para pelanggar PPKM. Para pelanggar selama ini diberi pembinaan dan diingatkan supaya tidak mengulangi kembali perbuatannya.

"Jadi mereka itu pinter mengelabui petugas. Kayaknya sudah sepi karena dari luar gelap lampu mati dan pintu tutup. Sepeda motor hanya dua namun di dalam ruangan ternyata banyak orang, "kata Camat Kare Tarnu Ashidiq, yang malam itu langsung turun memimpin jalannya kegiatan.

Lebih lanjut, saat di tanya apakan tempat usaha yang telah kedapatan dan jelas melanggar peraturan terkait PPKM juga akan ditindak tegas, Camat Kare menerangkan dalam hal itu pihaknya masih perlu melalui beberapa tahapan.

"Kita sebenarnya mengutamakan kesehatan, karena memang itu tujuan kita bersama. Artinya keselamatan jiwa kita dahulukan. Sejauh ini yang melanggar prokes dan melanggar jam malam kita beri sanksi berupa pembinaan seperti ikrar janji tidak akan mengulangi kembali sama menyanyikan lagu kebangsaan, "paparnya.

Namun Camat Kare menegaskan, bagi tempat usaha yang kedapatan melanggar PPKM lebih dari satu kali tetap akan di tindak tegas. Selama ini pihaknya memang lebih mengedepankan teguran dan pembinaan yang humanis. Namun jika itu dirasa tidak membuat para pelaku usaha jera, pihaknya akan menindak secara tegas sesuai peraturan yang berlaku.

"Kita gak ingin Kare merah, Covid-19 menyebar luas. Kita sudah usaha semaksimal mungkin siang malam untuk kesehatan masyarakat. Tapi bila ketahuan mereka melanggar lagi akan kita kenai sanksi tutup tempat usahanya atau angkringannya dan tidak boleh operasional lagi, "tegas Camat Kare. (Tim/gw)

Topik Lain