Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Sunday, January 24, 2021

Pekerja Kebut Pembangunan RS Lapangan Khusus Covid-19 di RS Paru Dungus

Pekerjaan rs lapangan khusus covid-19 di
rs paru dungus terus dikebut oleh para pekerja.
Gemawilis/Berita -
Pembangunan Rumah Sakit Lapangan terus dikebut. A
da sekitar 200 pekerja saat ini yang sedang mengerjakan pembangunan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Paru Dungus Kelurahan/Kecamatan Wungu, Madiun .

Namun, meski terus dikebut dalam pembangunannya rumah sakit khusus pasien Covid-19 yang di bangun di area bagian belakangan RS Dungus itu belum juga kelar. Padahal awalnya ditargetkan rumah sakit lapangan itu akan dioperasikan mulai 25 Januari 2021.

Dengan kondisi tersebut, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekda Pemprov) Jawa Timur, Heru Tjahjono menekan kepada pihak pelaksana proyek agar menggenjot dalam pekerjaannya.

“Harus selesai tepat waktu. untuk mengejarnya harus dikerjakan 24 jam setiap hari, "kata Heru saat meninjau proyek pada Jumat (22/1/2021). Seperti dilansir IDN News.

Rencana di lahan seluas kurang lebih 6 hektar nantinya akan mampu menampung 140 pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG. Para tenaga kerja saat ini bekerja siang dan malam agar proyek tersebut bisa selesai tepat waktu.

Dalam pelaksanaan pekerjaannya, pembangunan rumah sakit lapangan langsung dalam kendali Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov Jatim. Sedangkan alokasi anggaranya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Bantuan Tak Terduga (BTT) Pemprov Jawa Timur.

Sementara itu, Direktur PT Cipta Aneka Solusi, Gufron Marjuki sebagai pelaksana dalam proyek pembangunan itu menyatakan pihaknya akan melaksanakan perintah itu.

Menurutnya, saat ini yang menjadi kendala adalah kondisi cuaca. Hujan sering turun. Sehingga pekerjaan yang berada di luar ruangan saat hujan datang harus terpaksa dihentikan. "Guidance yang diberikan akan kami penuhi agar bisa selesai tepat waktu, "katanya. (Tim/gw)

Rekomendasi