Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, January 23, 2021

Kabupaten Madiun 'Merah', Gemarang Satu-Satunya yang Memiliki Resiko Penularan Rendah 'Kuning'

Muspika Gemarang melakukan razia di
sejumlah lokasi pada Jumat 22 Januari 2021.
Gemawilis/Berita -
Resiko penularan Covid-19 di Kabupaten Madiun masih cukup tinggi, dari 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun, hanya ada 1 wilayah yang memiliki resiko rendah seiring terus bertambahnya pasien yang terkonfirmasi Covid-19.


Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Madiun Mashudi dalam keterangannya mengatakan dari 15 Kecamatan di Kabupaten Madiun yang memiliki tingkat resiko rendah hanya ada 1 wilayah yakni Kecamatan Gemarang.

"Sesuai data, hanya ada satu kecamatan dari 15 kecamatan yang memiliki risiko rendah penularan kasus Covid-19, yakni Kecamatan Gemarang, dengan dua kasus konfirmasi. Lainnya 14 kecamatan masuk zona merah, "ujar Mashudi, seperti dilansir Antara, Jumat malam (22/1/2021).

Pihaknya meminta agar warga masyarakat di Kabupaten Madiun terus menaati peraturan dan selalu melakukan Prokes saat beraktivitas. Sehingga penularan Covid-19 bisa dicegah dan tidak terus semakin banyak warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Mashudi yang juga Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun itu menerangkan per tanggal 19 Januari 2021, tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Madiun melonjak sehingga Kabupaten Madiun masuk kategori zona merah.

Per Jumat (22/1/2021) Kecamatan yang masuk dalam penularan tertinggi di Kabupaten Madiun adalah Kecamatan Jiwan dengan jumlah positif 96 orang, Mejayan 89 orang, Wungu 80 orang, Geger 78 orang, dan Madiun 59 orang.

Total keseluruhan di Kabupaten Madiun warga terinfeksi Covid-19 per Jumat (22/1/2021) mencapai 688 orang. Dengan perincian sebanyak 492 telah sembuh, 60 orang meninggal dunia, 66 orang menjalani isolasi mandiri, dan 70 orang sedang dirawat.

Sementara itu, Jajaran Muspika Kecamatan Gemarang yang wilayahnya menjadi satu-satunya zona terendah (zona kuning) penularan Covid-19 juga terus gencar melakukan operasi Yustisi di tempat-tempat yang dirasa menjadi titik kumpul masyarakat guna menekan penularan Covid-19. Operasi di lakukan baik siang maupun malam oleh tim gabungan Kecamatan Gemarang.

Kapolsek Gemarang AKP Miftakhudin mengatakan Muspika Kecamatan Gemarang bersama tim gabungan selama ini terus melakukan sosialisasi dan razia baik siang maupun malam di seluruh wilayah Kecamatan Gemarang.

“Hal itu merupakan bukti keseriusan Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Kita melihat obat virus Corona ini belum ditemukan. Karena itu, warga tetap dihimbau patuhi protokol kesehatan. Kita minta hal ini mohon dipatuhi, "kata Kapolsek Gemarang. Jumat (2/1) pagi. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT