Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, January 30, 2021

Ganasnya Senjata Pamungkas Lebah Vespa Affinis, 'Tawon Ndas' Bisa Membunuhmu

Gambar sarang lebah vespa affinis/tawon ndas
yang terkenal dengan teror ganas (fot: istimewa)
Gemawilis/Kesehatan -
Vespa affinis atau orang-orang bisa menyebutnya Tawon Ndas (jawa -red) merupakan jenis lebah yang hidup dan banyak ditemui di wilayah kawasan Asia yang memiliki daerah tropis dan subtropis, seperti Indonesi.


Tawon ndas memiliki warna dibagian kepala merah kecoklatan atau hitam. Sedangkan untuk bagian perutnya berwarna belang kuning hingga oranye. Ciri fisik dari lebah ini rata-rata mempunyai ukuran 22 - 25 mm.

Sifat lebah vespa affinis adalah agresif dan mempunyai senjata pamungkas yakni berupa sengatan yang cukup kuat dan ganas (entup -jawa) karena prilaku itulah di Indonesia tawon ndas menjadi cukup dikenal dan di takuti oleh masyarakat.

Racun yang ditimbulkan akibat dari sengatan lebah vespa dapat berpotensi menyebabkan anafilaksis yang mengancam jiwa. Pada tahun 2018, bahkan dilaporkan pernah terjadi tujuh orang meninggal karena sengatan lebah tersebut.

Atau kasus yang baru-baru ini terjadi di Magetan pada hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 kemarin. Seorang petani asal Magetan dikabarkan meninggal dunia setelah terkena sengatan lebah vespa affinis, meski sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

Biasanya jenis lebah vespa affinis mencari makanannya lebih sering di dekat permukaan tanah di daerah berumput, bisa ladang pertanian, lingkungan manusia, hutan hingga gurun.

Vespa affinis membangun sarangnya dengan memilih tempat yang lebih tinggi seperti pepohonan, meski ada juga sebagian yang di jumpai bersarang di kerendahan seperti rumah pemukiman penduduk, gubuk, semak-semak, dan tempat lainnya dimana ia merasa nyaman dan aman.

Lebah yang satu ini juga bukan jenis lebah madu, atau bisa dikategorikan sebagai jenis lebah predator yang memiliki kemampuan cukup ganas untuk memasukkan racunnya ke dalam tubuh manusia saat dia merasa terancam.

Biasanya, jika merasa diganggu dan terancam vespa affinis akan menyerang lawannya atau manusia dengan cara bersama-sama. Kompak, sekawannanya akan membantu.

Jika hanya racun dalam dosis kecil, yaitu ketika yang menyengat hanya satu atau dua ekor lebah, racun yang akan  ditimbulkan hanya berupa alergi, seperti gejala-gejala seperti bengkak saja.

Namun masalahnya lebah ini memiliki kekompakan yang sangat baik dalam bergotong royong, sehingga saat tawon ndas menyengat dalam jumlah banyak, akibatnya akan menimbulkan hiperalergi. Dan jika itu tidak ditangani secara serius dan berlanjut, akan berubah menjadi anafileksis yang berakibat hingga sistemik atau merusak organ dalam hitungan hari yang bisa mengakibatkan kematian serius. (Tim/gw)