Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, December 10, 2020

Temu Kunci Tersedia Hanya di Musim Penghujan, Banyak Khasiat Dipanen Warga Untuk Sayur dan Dijual

Temu kunci, tumbuh hanya pada awal musim hujan
tumbuhan liar di hutan menjadi berkah warga sekitar hutan.
Gemawilis - Di Kabupaten Madiun ada jenis sayuran yang tersedia hanya pada saat musim penghujan, namanya Kunci atau Sayur Temu Kunci. Tanaman liar ini memiliki aroma yang khas dan tumbuh hanya pada awal musim hujan.


Kunci biasa tumbuh di daerah kawasan hutan (hutan jati pada umumnya) dan dipanen oleh masyarakat untuk dijadikan sayur sebagai lauk, tetapi sebagian warga ada juga yang kemudian menjualnya ke pasar-pasar tradisional.

Saat musim hujan tiba, beberapa pasar tradisional di daerah pinggiran Kabupaten Madiun seperti di Pasar Gondosuli desa Kare, pasar Dungus Kelurahan Wungu dan pasar-pasar tradisional lainnya, kunci juga akan mudah dijumpai karena warga yang biasa mencari kunci akan menjualnya ke pasar.

Selain mempunyai aroma yang khas, temu kunci juga memiliki rasa yang beda, sedikit berasa seperti jamu. Sehingga diminati oleh berbagai kalangan terutama para lansia.

"Buat dimasak untuk sayur, bisa di tumis atau di lodeh pakai santan. Kalau musim begini di pasar juga ada yang jual, biasanya kalau gak salah satu iket di pasar 2000 sampai 3000 an, "ungkap salah satu warga (tak mau disebutkan namanya) saat sedang mencari tumbuhan temu kunci di kawasan hutan pinggir Jalan Raya Madiun-Kandangan. Kamis (10/11/2020) siang.

Mengutip dari Wikipedia, nama latin kunci adalah Boesenbergia rotunda. Jenis tumbuhan masuk dalam keluarga rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai bumbu masakan pada sajian kuliner di Asia Tenggara.

Disebutkan, rimpang temu kunci juga mengandung banyak khasiat diantaranya dapat mengatasi gangguan pencernaan sedangkan bagian daunnya mengandung zat anti racun.

Selain di Indonesia, temu kunci juga dikenal di mancanegara, seperti di negara Inggris dikenal dengan nama Finger Root, di Thailand mempunyai nama Krachai. Sedangkan di Tiongkok, masyatakat menyebutnya Ao Chun Jiang. (Wjr/gw)