Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, December 03, 2020

Tak Punya Cukup Lahan, Tenang! Anda Bisa Panen Porang Melimpah di Media Polybag, Begini Caranya

Tanaman porang bisa ditanam di media polybag
bagi yang terkendala dengan lahan (fot: ilustrasi)
Gemawilis - 
Dunia pertanian saat ini memang lagi booming isu tanaman Porang, sehingga banyak masyarakat yang tadinya cuek dengan dunia pertanian kini mulai mempunyai hasrat untuk ikut membudidayakan tanaman tersebut.


Hal tersebut tentu karena tingginanya harga porang pada saat ini seiring tingginya permintaan pasar internasional. Porang memang lebih cocok jika ditanam didataran tinggi dengan kadar air yang kurang sampai rendah.

Tapi bagi Anda yang ingin ikut menikmati hasil berbudidaya tanaman ini tetapi terkendala lahan, atau tak mempunyai cukup lahan yang luas, tenang, ternyata porang juga bisa di tanam secara permanen dengan media polybag.

Menanam porang dengan media polybag bahkan akan lebih praktis dan simpel karena cukup dengan menaruhnya di sekitar rumah (pekarangan), selain itu tentunya kita juga akan lebih mudah dalam pengontrolnya.

Biasanya menanam porang di polybag memang untuk pembibitan, karena benih atau biji porang (katak) berukuran kecil sehingga jika ditanam secara langsung di lahan terbuka kurang baik hasilnya. Tetapi jika akan menjadikan media polybag sebagai media tanam secara permanen hingga porang tumbuh besar dan dapat dinikmati hasilnya juga bisa. Lantas bagaimana caranya?

Pertama tentu siapkan benih porang, bisa katak ataupun umbi. Selanjutnya persiapkan tanah dan polybag, media tanam bisa dari bahan lainya seperti karung, plastik besar, bekas kulit semen dan sebagainya. Kemudian persiapkan pupuk kompos atau pupuk kandang dan air secukupnya.

Setelah bahan siap, cara menamanya pun cukup mudah, tinggal mencampurkan tanah yang sudah disediakan dengan pupuk/kompos dengan perbandingan 70:30 kemudian aduk hingga rata dan masukan kedalam media polybag.

Pada tahapan selanjutnya adalah tahap akhir, yakni membuat lubang tanah di dalam polybag tempat dimana akan diletakkannya bibit porang. Jangan terlalu dalam, kira-kira cukup bibit porang dapat ditimbun dengan sempurna menggunakan tanah.

Setelah semua beres tinggal memasukan bibit porang kedalam lubang yang ada pada polybag dan siram dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban pada tanah.

Untuk metode penyiraman selanjutnya cukup satu kali sehari disore hari atau pada pagi hari. Jika metode penanaman sempurna, bibit porang akan tumbuh dalam waktu 2-3 minggu.

Dari pengalaman para petani yang sudah melakukan metode tanam porang di media polybag, jika yang  ditanam benih berupa umbi, tunas dianjurkan untuk menghadap ke atas seperti ketika menanam di lahan terbuka.

Namun jika yang ditanam berupa benih biji atau katak, sebaiknya letakkan tunas katak menghadap ke bawah (tengkurep) supaya nantinya tunas pada katak dapat tumbuh dengan sempurna.

Perawatan porang dalam polybag pun cukup mudah, lakukan penyiraman sehari cukup sekali, karena jika terlalu lembab porang akan busuk dan lambat dalam pertumbuhannya.

Sedangkan untuk pemberian nutrisi bisa dilakukan seperti halnya merawat porang pada lahan terbuka, baik berupa bentuk pupuk organik maupun pupuk kimia. Berikan secukupnya, jangan berlebihan.

Jangan lupa, saat porang sudah tumbuh besar sebaiknya perhatikan jarak antar polybag supaya sinar matahari dapat masuk kesela-sela hingga mengenai batang porang sehingga porang tidak jamuren dan bisa tumbuh baik dengan bantuan sinar matahari. (Ds/gw)