Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, December 15, 2020

Seorang Petani Meninggal Dunia Didalam Sumur, Diduga Menghirup Gas Beracun

Diduga menghirup gas beracun seorang petani di
Madiun meninggal dunia di dalam sumur (fot: istimewa)
Gemawilis - 
Seorang petani ditemukan meninggal dunia di dalam sumur saat
membetulkan mesin pompa air di area persawahan Desa Sidodadi Kecamatan Mejayan Madiun. Selasa (15/12/2020).

Kabar penemuan mayat tersebut langsung menggegerkan warga setempat dan puluhan warga pun memadati area persawahan dimana ditemukan mayat seorang petani yang meninggal dunia di dalam gorong-gorong sumur.

Mendapat laporan dari warga, petugas kepolisian dan tim BPBD Kabupaten Madiun segera menuju kelokasi untuk melakukan evakuasi. Namun sumur sedalam 10 meter itu ternyata mengandung gas beracun. Hal tersebut diketahui saat petugas mencoba memasukkan seekor ayam ke dalam sumur.

Karena sempitnya lobang sumur dan minimnya peralatan, proses evakuasi pun sempat memakan waktu yang cukup lama. Petugas akhirnya meminta bantuan tim SAR wilayah sekitar yang memiliki peralatan evakuasi memadai.

Korban pertama kali ditemukan oleh Suyatno (saksi) yang saat itu hendak mencari Kusno (korban) yang juga masih warga setempat di dalam gubuk. Namun karena korban tidak didapati di gubuk, kemudian saksi melihat ke dalam gorong-gorong sumur. Namun karena gelap, kemudian saksi pulang untuk mengambil senter dan kembali lagi ke lokasi. Selanjutnya, Suyatno kembali melihat ke dalam sumur dengan menggunakan lampu senter dan melihat korban sudah dalam posisi terlentang di dalam sumur.

Kapolsek Mejayan AKP Sigit Siswadi mengatakan, proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama, lantaran kondisi lubang sumur yang terlalu sempit dan minimnya peralatan yang dibawa oleh petugas.

Dugaan kuat meninggalnya Kusno di dalam sumur sedalam 10 meter tersebut karena menghirup gas beracun yang ada di dalam sumur saat korban sedang membetulkan mesin pompa air.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, selanjutnya korban dibawa dan diserahkan ke keluarganya  untuk segera dimakamkan. (Sk/tim/gw)