Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, December 02, 2020

Puluhan Warga Datangi Dinsos Berniat Adopsi Anak yang Diduga Dibuang di Pos Ronda

Banyak warga yang berniat untuk mengadopsi
bayi yang ditemukan di Pos Ronda (fot: istimewa)
Gemawilis - 
Puluhan warga mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupate Madiun berniat mengadopsi bayi yang beberapa waktu lalu diduga di buang
di pos ronda RT 11/2, Desa Tapelan, Kecamatan Balerejo, Madiun.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Madiun, Agung Budiarto, mengatakan Warga yang berniat untuk mengadopsi bayi itu datang dari kalangan menengah atas, berkemampuan ekonomi.

"Sampai saat ini orang tua bayi belum diketahui, jadi kami tidak bisa memberi izin adopsi. Karena ada unsur pidananya, maka masalah ini biar ditangani pihak berwajib terlebih dahulu, "jelas Agung, Selasa (1/12/2020), dikutip dari Idntimes.

Selain itu, Agung menjelaskan, salah satu syarat untuk dapat mengadopsi bayi memang harus warga yang mempunyai tingkat ekonomi di atas rata-rata. Hal tersebut guna menjamin pola asuh dan masa depan anak.

Terkait hal tersebut, selama pihak Kepolisian belum memberi izin boleh tidaknya bayi tersebut di adopsi, Dinsos belum bisa memberi izin kepada yang berniat untuk mengadopsinya.

Karena kasus penemuan bayi tersebut masih dalam penanganan Polisi dan orang tuanya belum diketahui keberadaannya, maka status bayi hingga saat ini masih menjadi milik negara. Sehingga untuk biaya perawatan selama di Rumah Sakit masih ditanggung oleh Dinsos Kabupaten Madiun untuk sementara waktu.

Dikabarkan sebelumnya, bayi berjenis kelamin laki-laki dibungkus selimut ditemukan oleh warga di Desa Tapel, Kecamatan Balerejo, Madiun pada Minggu (29/11/2020). Selanjutnya bayi oleh warga dibawa ke Puskesmas Balerejo dan dilaporkan ke pihak Kepolisian. (Tim)

BERITA TERKAIT