Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, December 10, 2020

Pelajar SMP Tak Hafal Pancasila Saat Terjaring Operasi Yustisi Polsek Gemarang

Operasi Yustisi Polsek Gemarang digelar rutin untuk
menertibkan warga yang tidak taat Protokol Kesehatan. 
Gemawilis - 
Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh Polsek Gemarang Kecamatan Gemarang Madiun, salah satunya dengan cara melakukan Operasi Yustisi yang dilaksanakan secara rutin setiap hari.


Kali ini, jajaran Polsek Gemarang bersama Tim Gabungan kembali melakukan razia Prokes terhadap warga yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah. Razia dilaksanakan di depan Mapolsek Gemarang. Kamis (10/12/2020).

Saat melakulan razia, petugas menjaring beberapa siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena kedapatan tidak mengenakan masker. Namun saat diberi sanksi untuk melafalkan Pancasila, salah seorang siswa ada yang tifak hafal Pancasila.

“Pancasila, satu, Ketuhanan Yang Maha Esa. Dua, Keadilan yang… haduh lupa saya tidak hafal, Pak, "kata siswa SMP tersebut.

Sadar tidak hafal Pancasila, pelajaran SMP itu pun terlihat gugup dan hanya bisa pasrah. Meski petugas beberapa kali menyuruhnya untuk mengingat dan melafalkannnya kembali, siswa tersebut tetap tidak hafal.

Akhirnya pelajar itu menerima hukuman yang lain berupa push up sebanyak 10 kali. Kemudian petugas membagikan masker agar selalu dipakai saat keluar rumah.

"Sebenarnya ada tujuh pelajar yang terjaring, tapi ada satu tak hafal Pancasila, “ujar Kapolsek Gemarang AKP Miftakhudin.

Kapolsek Gemarang mengatakan, di masa new normal mayoritas masyarakat sudah banyak yang taat dan menyadari akan pentingnya penggunaan masker untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

“Di wilayah Kecamatan Gemarang sudah ada penurunan pelanggaran, tetapi kami tetap berharap masyarakat sadar prokes. Kepada orang tua saat putra-putrinya keluar rumah sebaiknya selalu mengingatkan untuk selalu jaga jarak, pakai masker dan segera pulang ke rumah, "imbaunya. (Tim/gw)