Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, December 18, 2020

Cegah Bencana, Tebing Retak Sepanjang 100 Meter di Desa Tawangrejo Diratakan BPBD Madiun

Gambar Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang
(fot: istimewa)
Gemawilis - 
Ditemukan tanah tebing retak kurang lebih sepanjang 100 meter di
Dusun Dawuhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang Madiun, yang diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur desa setempat.

Guna mencegah terjadinya bencana saat hujan kembali turun, BPBD Kabupaten Madiun melakukan mitigasi struktural dengan meratakan tanah tebing yang nyaris longsor tersebut pada Kamis (17/12/2020).

Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengatakan perataan tanah retak itu adalah salah satu upaya BPBD Madiun dalam melakukan mitigasi struktural untuk mengurangi dampak bencana alam. Kondisi tebing di desa setempat sudah sangat membahayakan karena ada sekitar 100 keluarga yang tinggal di bawah tebing itu.

“Di bawah tebing itu ada permukiman warga. Ada tiga RT. Tapi yang terdampak langsung hanya dua RT, "kata Muhammad Zahrowi kepada Madiunpos.com.

Ditemukannya retakan tanah di Desa Tawangrejo itu menurut Zahrowi, setelah terjadi hujan deras yang mengguyur desa setempat pada beberapa hari lalu. Masyarakat setempat pun sempat mengungsi karena takut terjadi bencana tanah longsor.

Memdapat informasi, BPBD Kabupaten Madiun segera melakukan pengamatan kondisi dengan menggunakan drone. Dari pengamatan tersebut akhirnya ditemukan adanya retakan di tebing tersebut dengan panjang sekitar 100 meter. Sedangkan jarak retakan dengan bibir tebing sekitar tiga meter.

“Itu sudah sangat membahayakan. Itu kalau ada air hujan deras dan airnya masuk ke retakan bisa langsung longsor. Yang membahayakan justru batu-batu besar ini. Kalau longsor, batu-batu besar ini bisa ikut turun ke bawah dan merubuhi rumah yang ada di bawahnya, "ujar Kepala BPBD Kabupaten. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT