Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, November 23, 2020

Sengketa Perkebunan Kopi Kandangan Penggarapan Lahan Sengketa Sepakat Dihentikan

Perkebunan Kopi Kandangan, Tim 9, Muspika Kare
sepakat hentikan penggarapan lahan sengketa.
Gemawilis - Sepakat! Penggarapan lahan sengketa perkebunan kopi Kandangan dihentikan. Kesepakatan tersebut dihasilkan setelah Tim 9 Kare Nyawiji mendatangi jajaran Muspika Kare pada hari Senin (23/11/2020).


Kedatangan tim 9 menemui Muspika Kare tersebut buntut dari kekecewaan mereka karena kesepakatan yang sebelumnya di dicapai di gedung DPRD Kabupaten Madiun dilanggar oleh pihak management PT. Perkebunan Kandangan.

Camat Kare, Tarnu Ashidiq sebagai fasilitator saat dikonfirmasi pada Senin malam membenarkan terkait hal tersebut.

"Benar, tadi siang sudah disepakati bersama oleh pihak-pihak terkait yang hadir pada musyawarah di pendopo kecamatan Kare. Ada dari Polsek, Koramil, Kepala Desa Kare, Tim 9, Investor, dan pihak perkebunan Kopi Kandangan, "jelasnya.

Pihaknya berharap hasil dari kesepakatan bersama itu bisa menjadi langkah baik kedepan. Supaya tidak timbul konflik lagi sebaiknya kesepakatan jangan ada yang melanggar.

"Saya berharap kesepakatan ini menjadi hal yang positif. Masing - masing pihak sebaiknya bisa membawa diri agar tidak terjadi konflik sosial, "ungkap Camat Kare.

Jalannya musyawarah sendiri dikabarkan sempat berjalan alot, terlebih saat pihak investor (Ismadi) berkata jika penggarapan lahan itu karena diperintah oleh management Kandangan. Hal tersebut sontak membuat salah satu tim 9 (Triwahyudi) tegang dengan pihak management PT. Kebun Kopi Kandangan dan sempat akan melaporkan kasus pidananya terkait masalah itu.

Namun, meski sempat diwarnai dengan cekcok adu mulut, akhirnya dalam musyawarah tersebut disepakati bersama bahwa penggarapan lahan sengketa kebun kopi Kandangan yang selama ini di protes oleh tim 9 Kare Nyawiji “Di Hentikan”. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT