Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, November 09, 2020

Reka Adegan Kasus Pembuangan Bayi di Madiun, Terungkap Begini Kronologinya

Rekontruksi pembuangan bayi di Madiun.
Gemawilis - 
Rekontruksi kasus pembuangan bayi yang dilakukan oleh
siswi SMA pada (21/10/2020) lalu, di Kelurahan Oro Oro Ombo Madiun di gelar Polsek Kartoharjo Kota Madiun. Senin (9/11/2020).

Dalam rekontruksi yang dilakukan oleh Tim Identifikasi Polsek Kartoharjo di lokasi pembuangan bayi laki-laki area lahan kosong Jl. Kemuning itu, terdiri dari 25 adengan. Dari rekontruksi tersebut, diketahui mulai dari proses kelahiran, pembuangan dan penemuan bayi oleh saksi.

Kapolsek Kartoharjo, AKP Lilik Sulastri mengatakan, dalam reka adegan, diketahui selain memasukkan bayi yang baru dilahirkanya ke dalam tas dan membuangnya, Ibu bayi itu juga sempat menutup bayi malang itu dengan menggunakan genteng dan batu bata.

‘’Adegan rekonstruksi dilakukan mulai dari melahirkan hingga proses pembuangan bayi terdiri ada 15 adegan. Selanjutnya, adegan ke 16-25 berisi proses pembuangan sampai proses penyelidikan dan ditemukannya si pelaku, ’’ungkap AKP Lilik Sulastri.

Kapolsek Kartoharjo juga menjelaskan cara pelaku membuang bayinya. Usai melahirkan, pelaku memasukkan bayinya kedalam tas hitam. Kemudian pelaku seakan-akan tidak terjadi apa-apa, selanjutnya pelaku keluar rumah dengan membawa tas hitam berisi bayi tersebut.

Setelah diluar rumah, pelaku kemudian menaruh tasnya di balik pagar. Selanjutnya pelaku mengambil jalan memutatar dan memungut tas itu kembali. Kemudian, dia membawa tas itu ke sebuah pekarangan kosong lalu ditutup dengan menggunakan pecahan genteng dan batu bata.

‘’Bayi diperkirakan lahir pukul 07.00 dan dibuang pada pukul 07.30 dan ditemukan oleh warga sekitar pukul 15.30. Saat ini bayi dalam perawatan keluarga pelaku. Sedangkan pelaku kami tetapkan sebagai tersangka, "jelas Kapolsek Kartoharjo.

Diduga, pembuangan bayi tersebut dilatarbelakangi karena rasa malu, lantaran ibu bayi melahirkan di luar nikah. Kasus tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT