Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, November 04, 2020

Puncak Trogati, Lumpur Hisap Argo Embak Hingga Kekayaan Flora Menjadi Bukti Wilis Harus Tetap Dijaga

Gambar lembah-lembah (ilustrasi/fot: istimewa)
Gemawilis - Mengulas Gunung Wilis memang tak akan pernah ada habisnya, Sebab di gunung ini terdapat banyak sekali cerita - cerita misteri dari masyarakat, belum lagi pesona keindahan alamnya.

Banyak sekali tempat-tempat mistik di gunung wilis yang menyimpan kisah sejarah maupun cerita horor. Diantara puluhan tempat yang ada di gunung wilis, ada tempat yang bernama Trogati. 

Trogati merupakan sebuah puncak tertinggi diantara puncak lainnya yang ada di pegunungan Wilis. Dari data yang kami dapat, Trogati berada di 2563 Meter Dari Permukaan Laut (MDPL). 

Tak hanya itu, pegunungan Wilis ternyata juga mempunyai banyak puncak, jumlahnya sendiri ada 40 puncak yang tersebar di enam wilayah kabupaten, masing-masing di kabupaten Madiun, Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, dan Kabupaten Ponorogo. 

Puncak Trigoti terletak di dataran yang cukup luas dengan permukaan yang rata, bentuknya menyerupai sebuah sumur dengan kedalaman yang dangkal. 

Disekitar sumur di puncak Trigoti juga terdapat dua buah nisan berukir aksara kuno yang dikelilingi susunan batu. Konon, keberadaan sumur tersebut untuk tempat ritual topo pendem oleh para pertapa pada jaman dulu. 

Dari puncak Trigoti jika cuaca sedang cerah, di sisi timur akan terlihat jelas gunung-gunung yang mengisi lembah dinosaurus yang misterius dan  jarang terlihat karena selalu tertutup oleh kabut. 

Berada di puncak Trigoti di arah timur jauh akan tampak pegunungan Semeru, Arjuno , Kelud, dan Pegunungan Kawi. Ke arah barat akan terlihat jurang dalam yang tertutupi hutan rimba lebat yang disebut Argo Embak.

Konon di dalam hutan Argo Embak ini tersembunyi lumpur hisap dan mata air dua warna. Selain itu daerah ini dicurigai sebagai persembunyian terakhir Harimau Jawa. Argo Embak sendiri menurut cerita masyarakat merupakan hutan yang sangat angker dan tak pernah di jamah oleh manusia hingga sekarang.

Disisi utara tampak pegunungan melengkung ke arah barat yang berisi puncak Ngliman yang merupakan Puncak Batas 2 (Madiun - Nganjuk). Lengkungan pegunungan tersebut jika turun akan mengarah ke kiri menuju Kare Madiun dan ke kanan menuju Sedodo, Sawahan, Nganjuk. 

Sedangkan lengkungan yang ke arah selatan berjajar puncak gunung Dworowati atau Batas 1 (Ponorogo - Nganjuk) Puncak Satu, dan Cokro Srengenge. Yang kemudian menurun ke arah Pudak Wetan Ponorogo.

Selain itu, pegunungan wilis juga menyimpan kekayaan yang tak ternilai. Selain, potensi airnya yang melimpah, kekayaan lain seperti flora juga menjadi harta yang tak ternilai pegunungan Wilis.
Baru-baru ini, beberapa jenis tumbuhan yang berpotensi sebagai obat yakni Cordia bantamensis, Abelmoschus moschatus dan Piper cubeba juga telah berhasil diambil oleh pusat konservasi tanaman LIPI yang berada di Kebun Raya Purwodadi.

Tim eksplorasi juga menemukan terdapat jenis-jenis tumbuhan yang menarik terutama dari jenis anggrek yaitu Coelogynespeciosa, CorymborkisveratrifoliaMacodes; dan kelompok paku-pakuan seperti Selaginellaplana, Cyathea; serta Smilax zeylanica (Smilacaceae). 

Tumbuhan yang masuk kedalam kategori tumbuhan langka dari jenis paku-pakuan yakni Pterissemipinnata juga berhasil di temukan di pegunungan wilis.

Catatan diatas tentunya hanya sekelumit apa yang tersimpan di Gunung Wilis, dan masih banyak lagi kekayaan alam yang belum terkuak di pegunungan Wilis. Dengan potensi kekayaan alam yang begitu banyak, gunung yang berada di perbatasan beberapa Kabupaten tersebut memang layak dan wajib untuk tetap dijaga kelestariannya. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT