Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, November 19, 2020

Pembobol Rumah Kosong Berkedok Jual Jamu Keliling Beraksi di Madiun

Salah satu anggota komplotan pencuri berhasil
dibekuk Satreskrim Polres Madiun Kota (fot: istimewa)
GEMAWILIS - Modus, jual jamu keliling specialis pembobol rumah kosong. Polres Madiun Kota berhasil membekuk satu orang dari komplotan specialis pencurian rumah kosong dengan modus sebagai penjual jamu keliling.


Kelompok pencuri tersebut dikenal dengan kelompok NTB dan sudah berkali-kali melakukan aksinya dengan cara menyatroni rumah kosong yang sedang ditinggal oleh penghuninya.

Kasat Reskrim Madiun Kota, AKP Fatah Meilana mengatakan petugas berhasil menangkap satu dari tiga komplotan. Pelaku berinisial AWL (27) warga Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pelakunya ada tiga orang. Satu berhasil ditangkap dan yang dua pelaku melarikan diri, "papar Kasat Reskrim pada jumpa pers di Mapolres Kota Madiun, Kamis (19/11/2020) sore.

Fatah mengungkapkan, komplotan NTB tersebut sudah beraksi di wilayah Madiun sejak Juli hingga November 2020. Diantaranya dua TKP di Kota Madiun, satu TKP di Kabupaten Madiun, dan tiga TKP di Kabupaten Magetan.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku biasanya akan mencari target dengan modus sebagai penjual jamu keliling. Setalah mendapatkan target rumah yang sedang kosong ditinggal oleh pemiliknya baru kemudian komplotan menyatroninya.

“Komplotan ini tinggalnya di Kediri. Namun mereka melakukan aksinya di wilayah Madiun. Mereka bertiga berganti peran dalam setiap aksi. Untuk tersangka AWL ini tugasnya mengantar jemput para pelaku lainnya dan mengawasi situasi sekitar saat melakukan aksi, "jelasnya.

Dalam aksi yang dilakukannya di dua lokasi Kota Madiun, kelompok NTB tersebut berhasil menggasak sejumlah barang berharga. Kerugian di lokasi pertama sekitar Rp 31 juta, sedangkan di lokasi ke dua sekitar Rp 8 juta.

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya Polisi melakukan pelacakan dan menemukan para tersangka ada di daerah Kediri pada 14 November lalu. Namun dalam penangkapan yang dilakukan di rumah indekos itu, Polisi hanya berhasil membekuk satu dari pelaku, dua tersangka lainnya berhasil melarikan diri. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT