Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, November 10, 2020

Oknum Perangkat Desa Mesum Dengan Janda 2 Anak Didemo Warganya Mundur

Warga kecam oknum perangkat desa (fot: Aetv)
Gemawilis - Ratusan warga desa Purwosari mendatangi Kantor Desa dengan membawa berbagai tulian di spanduk yang berisi kecaman kepada salah satu oknum perangkat desa setempat. Selasa (10/11/2020).


Aksi demo di Kantor Desa Purwosari Kecamatan Babadan Ponorogo yang dilakukan oleh warga itu sempat ricuh, pasalnya warga tidak sabar menunggu keputusan dari pihak Desa.

Warga pun terpaksa mendobrak pintu gerbang Balai Desa dan memaksa untuk masuk. Beruntung petugas Kepolisian dan perangkat desa yang berjaga dilokasi berhasil meredam aksi nekat warga.

Aksi demo warga desa Purwosari itu untuk menuntut Miseni Kasi Pelayan Desa untuk mundur karena sudah menghamili seorang janda 2 anak. Padahal pelaku saat ini statusnya masih memiliki istri yang sah.

Tuntutan warga untuk mencopot Kasi Pelayan Desa itu mundur, lantaran warga merasa malu memiliki perangkat desa yang berprilaku tidak baik. Selain mencemari nama baik desa, pelaku juga merupakan tokoh panutan warga.

Tak hanya menuntut mundur dari jabatannya, warga juga menuntut oknum tesebut untuk bertanggung jawab dengan anak yang saat ini dikandung oleh janda 2 anak yang dia hamili.

Kericuhan mereda setelah Kepala Desa Purwosari Sukatman menemui warga di halaman kantor desa. Sukatman mengatakan jika Miseni akan bertanggung jawab dengan cara menikahi janda yang dihamilinya.

"Sudah mengakui kesalahannya, dan dia juga siap mundur sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan warga. Tidak dituntut sama warga pun, memang sebelumnya pak miseni sudah ada niat untuk menikahi, "jelas Kades Purwosari.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah oknum perangkat desa tersebut bersedia membuat pernyataan tertulis jika dirinya akan mengundurkan diri dan akan bertanggung jawab atas perbuatannya. (Tim/gw)