Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Sunday, October 04, 2020

Tren Janda Bolong Diprediksi Tak Akan Lama, Benarkah? Begini Penuturan Pelaku Usaha Tanhias di Madiun

Kios Pemuda Tani milik Irwan Budi di Kec. Geger, Madiun.
Gemawilis - Tanhias (tanaman hias) belakangan ini kembali ngetren ditengah masyarakat, padahal boomingnya tanhias kususnya jenis monstera ini kembali mencuat ditengah pandemi Covid-19. Bahkan di masa pandemi pun, permintaannya meningkat. Salah satunya yang paling digandrungi oleh pecinta tanhias saat ini adalah 'Janda Bolong'.

Irwan Budi, pelaku usaha penyedia tanaman hias di desa Sambirejo RT 16/04, Kecamatan Geger, Madiun mengatakan, di dunia tanaman hias naik turunnya harga dan permintaan merupakan hal biasa, munculnya tren tanaman hias tertentu seperti pada janda bolong telah berulangkali terjadi. 

“Tren seperti ini biasa terjadi, itu wajar. Ketika biasanya terjadi gejolak atau krisis di nasional sesuatu akan muncul dianggap jika memiliki akan jadi simbolik kebanggaan tersendiri. Biasanya tidak akan lama. Paling lama itu satu tahun atau hanya beberapa bulan, saya sendiri pridiksi tren ini hanya bertahan sampai akhir tahun, "ujar pemuda lulusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Jogjakarta itu. Minggu (4/10/2020).

Bagi penggemar atau kolektor, lanjut Irwan Budi, memang ingin membudidayakan tanaman jenis tertentu, harga tidak akan menjadi masalah. Namun, bagi masyarakat awam, saran saya jangan khilaf saja, sebab harganya akan kembali normal dalam waktu yang tidak lama. Tren semacam ini sudah sering terjadi, mulai adenium, gelombang cinta, aglonema dan sekarang moenstera dan janda bolong, "papar Irwan.

Pemuda yang juga pernah mengenyam pendidikan di jurusan Magister Managemen Agribisnis (MMA) UGM itu juga menambahkan, boomingnya janda bolong saat ini kadang memang ada yang bermain, biasanya di komunitas itu sendiri.

"Tanaman hias itu tren kadang memang diciptakan, ada keunikan sedikit saja kadang-kadang tidak bagus tapi unik harganya bisa melejit. Biasanya seperti itu ada penurunan yang signifikan nanti. Ini juga mungkin ditunjang karena adanya covid, masyarakat banyak di rumah. Menghias rumah dengan tanaman hias mungkin salah satu cara untuk mengusir kejenuhan, "jelasnya.

Irwan Budi menjelaskan, monstera termasuk ke dalam tanaman yang memiliki pertumbuhan lambat, sehingga cocok untuk di indoor plant di dalam rumah. Perawatannya juga tidak terlalu manja cukup dengan pupuk perekat cair saja sebulan sekali disemprot menurutnya tetap akan bertaha hidup. (Ibp/Tjr/gw)