Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Saturday, October 17, 2020

Pandawa Kalah, Kemudian dapat Petuah dari Para Tokoh di Jawa Timur, Begini Petuahnya?

Pagelaran Wayang Kulit di Joglo Polres Madiun "Corona Sumilak".
Gemawilis - Pertama di Indonesia, Pagelaran Wayang Kulit yang diperankan atau dibawakan oleh Ki Dalang dari anggota Polri dengan lakon "Corona Sumilak", di gelar oleh Polres Madiun.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon Corona Sumilak itu di gelar Polres Madiun pada Jumat (16/10/2020) malam, di Joglo Polres Madiun yang di bawakan oleh Ki Dalangi Aiptu R. Hendri Setiawan yang merupakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangunsari Dolopo, Madiun.

Dalam pagelaran virtual yang disiarkan secara live streaming lewat kanal youtube Polres Madiun itu, Ki Hendri Setiawan bercerita, bala tentara siluman corona yang merupakan pasukan dari Bethari Durga menghendaki negara Amarta hancur bersama dengan adanya wabah penyakit (covid-19).

Perang terjadi. Sehingga terjadi pertempuran sengit antara Siluman Corona dengan Gatotkaca, Antasena, dan Antareja yang merupakan Putra Pandawa. Namun, dalam perang itu Putra Pandawa mengalami kekalahan.

Karena kalah, akhirnya Putra Pandawa menghadap para tokoh, disini tokoh Semar digambarkan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran, Kresna (Pangdam, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah), Kunthi (Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa), beserta para Pandawa lainya.

Setelah menghadap para tokoh, Putra Pandawa mendapat petuah bahwa corona tidak bisa dilawan dengan okol atau fisik, tetapi hanya bisa dilawan dengan akal".

Kapolres Madiun AKBP Bagoes Wibisono menanggapi pagelaran wayang kulit yang ia adakan di Joglo Polres Madiun tersebut mengatakan, pagelaran wayang kulit itu selain untuk melestarikan budaya, juga bisa dijadikan sebagai sarana sosialisasi 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan Mlmencuci tangan.

"Semoga bisa menjadi hiburan dan edukasi bagi masyarakat, sehingga masyarakat mengerti bahwa pandemi ini masih ada. Dengan harapan protokol kesehatan tetap terus ditaati sehingga kita bisa bersama-sama dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Madiun, ”tuturnya.

Lebih lanjut AKBP Bagoes Wibisono menambahkan pagelaran secara virtual tesebut bisa dinikmati oleh masyarakat luas, karena disiarkan secara langsung lewat berbagai media sosial resmi milik Polres Madiun seperti K
Kanal youtube, facebook, dan instagram.

"Penonton cukup dirumah saja, karena disiarkan secara langsung. Nanti kalau Ki Dalang ada waktu kita adakan lagi. Semoga bermanfaat, "pungkas Polres Madiun. (Tim/gw)

Rekomendasi