Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, October 13, 2020

Madiun Sejuk, Masyarakat dan Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Tolak Omnibus Law dengan Cara Berdialog

Gambar Gedung DPRD Kota Madiun.
Gemawilis - Berbeda dengan kota lain, masyarakat dan para mahasiswa di Kota Madiun menyampaikan aspirasinya terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja dengan cara santun dan profesional, yakni dengan melakukan dialog, bukan berdemo dengan turun ke jalan.

Walikota Madiun, Maidi, mengapresiasi langkah yang sudah diambil oleh para masyarakat dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan cara berdialog bersama sehingga tidak menimbulkan kericuhan di Kota Madiun.

"Masyarakat Madiun sudah dewasa. Sudah dilakukan pertemuan dan kita sepakat kondusifitas jadi prioritas utama. Makanya tidak ada aksi turun ke jalan apalagi sampai menimbulkan keributan, "kata Wali Kota Madiun selesai melakukan koordinasi bersama Forpimda di Gedung DPRD Kota Madiun. Senin (12/10/2020).

Lebih lanjut, Walikota menyampaikan jika aspirasi sudah di tampung, selanjutnya akan dikirim ke Presiden. Ia juga mengatakan cara tersebut harus dijadikan pembelajaran bersama kedepan supaya kondusifitas tetap terjaga.

"Ini harus menjadi pembelajaran bersama. Bukan mematikan aspirasi. Aspirasi tetap bisa berjalan dan tersampaikan dengan cara yang elegan dan tidak harus turun ke jalan, apalagi anarkis, "ujarnya.

Wali kota menambahkan, pihaknya akan berusaha yang terbaik untuk masyarakat di Kota Madiun, terlebihlagi masyarakat cukup tertib dan disiplin saat menyampaikan aspirasinya.

Bahkan Ia juga sudah memanggil pihak terkait untuk memberikan tembusan pengiriman aspirasi yang sudah ditampung. Artinya, ada kepastian pengiriman aspirasi tersebut.

"Aspirasi sudah disampaikan secara tertulis dan sudah di tampung. Besok akan kita kirimkan ke Presiden melalui Setneg dan DPR RI, "jelas Walikota Madiun. (Tim/gw)

BERITA TERKAIT