Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, October 19, 2020

Madiun Muda Minta Keterbukaan Informasi Publik Pemerintah bisa Diakses oleh Masyarakat

Audensi Madiun Muda dengan Anggota DPRD Kab. Madiun.
Gemawilis - Sejumlah Oraganisasi Kepemudaan di Kabupaten Madiun mendatangi gedung DPRD Kabupaten Madiun di Desa Klitik Kecamatan Wonoasri, Madiun. Jumat (16/10/2020).

Kedatangan sejumlah perwakilan kepemudaan bersatu Madiun yang tergabung dalam induk Madiun Muda ke gedung DPRD Kabupaten Madiun tersebut untuk meminta Pemerintahan agar informasi publik ditingkatkan sehingga ada keterbukaan informasi yang bisa diakses oleh masyarakat di Kabupaten Madiun.

Dalam audiensi Madiun Muda dengan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Madiun di Gedung Klitik itu, Ketua Kordinator Madiun Muda Ajar Puttro Dewantoro menyampaikan supaya Legislatif melibatkan masyarakat dalam merancang peraturan daerah.

Menurutnya, masyarakat perlu tau apa yang menjadi kebijakan dan program-program di legislatif dan eksekutif sehingga kebijakan bisa selaras.

"Baiknya ada Focus Group Discussion (FGD) guna uji publik dan sosialisasi. Selama ini tidak ada. Kami berharap dewan melibatkan unsur kepemudaan dalam merancang peraturan daerah, "ungkapnya.

Selain itu Ajar juga menambahkan selama ini website resmi tidak pernah mengupdate informasi. Sehingga masyarakat tidak tau apa yang sudah dihasilkan.

"Semua harus dibenahi untuk memajuan Kabupaten Madiun. Agar ABBD Kabupaten Madiun juga bisa diakses oleh masyarakat Madiun, "kata Ajar.

Sementara, Wahyu Widayat Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun menganggapi suara Madiun Muda tersebut mengatakan, pihaknya akan berbenah dan menekankan semua fungsi yang ada supaya keterbukaan informasi bisa terekspos dengan baik oleh masyarakat.

"Kami akan benahi. Saangat baik dan bermanfaat apa yang disuarakan oleh pemuda. Organisasi kepemudaan memang sangat dibutuhkan guna menjadi fungsi pengawas, "ujarnya.

Lebih lanjut Ketua Komisi B itu juga sependapat dengan apa yang diinginkan atau disuarakan oleh Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Madiun tersebut.

"Informasi publik seharusnya memang bisa diekspos dengan baik oleh masyarakat, sehingga ada keterbukaan. Nanti akan kami tingkatkan lagi fungsi website, "pungkasnya.  (Tim/gw)