Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, October 14, 2020

Cekcok Batas Tanah Saat Renovasi Rumah, Kakak Tusuk Adik Sebanyak Tiga Kali Hingga Usus Terburai

Petugas Polisi paca peristiwa langsung mendatangi TKP.
Gemawilis - Seorang kakak ipar tega menusuk adik dengan pisau gegara ribut masalah patok tanah. Akibat kejadian tersebut korban yang diketahui bernama Nur Arifin (29) harus dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka tusuk yang cukup parah dibagian perut sebanyak tiga kali hingga usus terburai keluar.

Kejadian penusukan sendiri menurut tetangga korban, berlangsung di rumah milik pelaku yang tak lain adalah kakak ipar korban, yakni Novi Eko Mulyawan (39). Diduga sebelum peristiwa terjadi adik dan kakak ipar sedang cekcok terkait batas tanah. Sebab saat itu pelaku sedang merenovasi rumahnya dan sedikit menggeser ke rumah milik adik iparnya.

"Kronologi pastinya gak tau, korban perutnya ditusuk pisau tiga kali. Kami mendengar orang-orang pada menjerit lalu kami datang. Sampai dilokasi korban sudah bersimpah darah. Katanya awal masalahnya soal batas tanah terus mereka cekcok di ruang tengah rumah pelaku, "tutur salah satu tetangga korban.

Peristiwa aksi penganiayaan saudara ipar dengan adik istrinya tersebut terjadi di Dusun Sekadalan Desa Kediren Kecamatan Lembeyan Magetan pada Selasa (13/10/2020) sekitar pukul 18:30 wib.

Saat ini korban sesang dirawat secara intensif karena banyak kehilangan darah akibat luka yang dideritanya di salah satu rumah sakit di Ponorogo. Sementara pelaku Novi Eko Mulyawan sudah diamankan oleh pihak Polsek Lembeyan Magetan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pasca kejadian Polisi langsung melakukan olah TKP dan menyita sejumlah barang bukti satu bilah pisau, satu buah kaos dengan bercak darah, satu celana jean dan satu celana pendek yang ada bercak darahnya.

Kapolsek Lembeyan AKP Suyatni membenarkan peristiwa tersebut, penganiayaan bermula dari batas tanah. Diduga keduanya cekcok. Kemudian terjadi penusukan dengan pisau yang biasa digunakan untuk pembuatan sangkar burung.

”Pelaku berinisial NEM 39 tahun, menusukkan pisau ke perut adik iparnya sendiri NA 29 tahun sebanyak tiga kali. Saat ini Reskrim sedang melakukan rekonstruksi dan penyidikan, "terang Kapolsek.

Lehih lanjut Kapolsek Lembeyan mengatakan, akibat dari penganiayaan dengan senjata tajam tersebut korban atau adik pelaku mengalami luka yang cukup serius.

"Korban banyak kehilangan darah dan dirawat di salah satu rumah sakit di Ponorogo. Tadinya dilarikan ke puskesmas Lembeyan setelah melihat lukanya cukup parah, akirnya dirujuk ke Rumah Sakit Ponorogo, "ungkap Kapolsek Lembeyan. (Tim/gw)