Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, October 07, 2020

Cegah Karhutla, Polsek Wungu dan Perhutani Membentuk Satgas Kebakaran Hutan di RPH Brumbun

Gemawilis - Cegah Harhutla, Pores Madiun, Polsek Wungu bersama Perhutani membentuk satuan tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwilayah RPH Brumbun Kecamatan Wungu, Madiun, Rabu (7/10/2020).

Kapolsek Wungu AKP Muh Isnaini Ujianto, saat memberikan sosialisasi pembentukan Satgas Karhutla mengatakan pembentukan dan kegiatan tersebut untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan disaat musim kemarau.

“Kegiatan sosialisasi pembentukan satgas karhutla ini, bertujuan untuk membantu pemerintah melalui perhutani dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, "kata Kapolsek Wungu.

Sementara personel yang di libatkan dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla adalah dari Perhutani, Bhabinkamtibmas Desa yang memiliki lahan Hutan, warga penyewa lahan dan unsur terkait lainnya.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kapolsek Wungu AKP Muh Isniani Ujianto, BKRPH Brumbun Wawan, Staf Desa Brumbun, Ketua KPH Dusun Malang Parman, Warga Pesanggem LMDH Brumbun, Polmob KPH Madiun, Babinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Dalam kesempatan itu BKRPH Brumbun, Bapak Wawan menghimbau agar warga Pesanggem dusun Malang Brumbun segera mengumpulkan KTP dan KK guna proses legalitas dalam mengerjakan lahan hutan saat musim hujan datang.

"Legalitas diperlukan untuk kepastian hukum mendapatkan sertifikat hak guna lahan perhutani dan agar negara bisa memperoleh pungutan pendapatan negara bukan pajak yang diperoleh dari hasil garap lahan hutan yg dikerjakan pesanggem, "ungkap BKRPH Brumbun.

Selain itu ia juga mengingatkan warga apabila melakukan pembersihan lahan dengan membakar daun atau rumput agar diperhatikan supaya tidak terjadi karhutla.

"Sebaiknya warga berhati-hati saat membersihkan lahan dengan cara membakar, supaya api tidak merembet kemana-mana dan membakar hutan, "imbaunya. (Ww/Tjr)