Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, September 07, 2020

Pergi Berlibur Tidak Pamit, Gelombang Ganas Tak Bisa Diajak Damai, Pemuda Madiun Meninggal Digulung Ombak


     Korban terseret ombak berhasil dievakuasi Tim Sar (fot: istimewa).

Gemawilis - Korban terseret gelombang Pantai Parangtritis bernama Faran Diva Bahtyarta (18) warga RT 31/07, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, ditemukan dengan jarak yang cukup jauh dari lokasi kejadian. Korban ditemukan pada Sabtu (5/9/2020), berjarak kurang lebih 10,5 kilometer ke arah barat dari lokasi.

Penemuan korban berawal dari adanya laporan dari seorang pemancing, Fredi (35) yang melihat adanya mayat di laut saat dirinya sedang memancing pada Pukul 14.20 WIB.

Tidak jauh dari lokasi ia memancing terdapat Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan pantauan di tepi pantai dan patroli keliling. Lantas Fredi melaporkannya kepada petugas.

Kemudian, Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke bibir pantai untuk di bawa ke posko SAR Gabungan di Pantai parangtritis. Selanjutnya korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Madiun.

Faran Diva Bahtyararta, meninggal dunia dalam usia yang masih muda. Pemuda 18 tahun itu baru saja lulus dari SMK Gamaliel Madiun jurusan mesin.

Dititurkan oleh ayah korban Surakidianto (60) sebelum pergi berlibur ke pantai Patangtritis Faran Diva tidak memberitahunya. Ia pun tidak menyangka jika anaknya meninggal terseret ombak. Namun ia telah mengikhlaskan kepergian anaknya itu. "Dia dari rumah pakai sepeda motor. Saya pikir biasa, bermain di rumah teman, "cerita ayah korban.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, pada Jumat (4/9/2020) terdapat 4 rombongan wisatawan dari Madiun, terseret ombak di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta ketika tengah mandi di tepi laut. Tiga korban berhasil diselamatkan sementara satu korban hilang terseret ombak. (Tm/gw)

BERITA TERKAIT