Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, September 07, 2020

Lagi, Bus Sugeng Rahayu Hantam Zuzuki Thunder, Satu Pelajar Tewas di Simpang Tiga Buduran Caruban

Gemawilis - Seorang pelajar meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan maut dengan sebuah bus di pertigaan Buduran, Caruban, Madiun. Korban tewas diketahui bernama Hamzah Abdurrahman Muflich (17), warga Desa Kedungmaron, Pilangkenceng, Madiun.

Peristiwa maut itu bermula ketika korban, Hamzah melintas dengan mengendarai Suzuki Thunder AE 2980 HK pada Minggu (6/9/2020) siang sekitar pukul 14.00 Wib. Pelajar itu melintas di simpang tiga Buduran dari arah utara ke selatan atau dari arah Pasar Baru Caruban ke lampu merah Buduran.

Sampai TKP, lampu lalu lintas menyala hijau, lantas Hamzah berbelok ke kanan. Namun naas, pada saat bersamaan, melaju dari arah Surabaya ke Madiun atau dari timur ke barat sebuah bus Sugeng Rahayu bernopol W 7882 UY yang dikemudikan oleh Dody Sutrisno, 50, warga Jumantono, Karanganyar.

Karena jarak terlalu dekat, brak, kecelakaan tak terhindarkan. Pelajar asal Pilangkenceng itu meninggal di tempat kejadian setelah mengalami luka yang cukup parah.

Kasat Lantas Polres Madiun AKP Ari Bayu Aji, mengatakan pada Detik.com diduga perisriwa itu terjadi karena lampu merah sebelah kiri mati.

"Karena pada saat kejadian diduga lampu traffic light dari arah timur atau Surabaya kota Caruban sebelah kiri mati. Maka pengemudi bus melanjutkan kendaraanya, karena jarak terlalu dekat dan kurang hati-hati sehingga korban dan motor terjepit body bus sebelah kanan dan median jalan, "terang AKP Ari Bayu Aji, seperti dilansir dari Detik.com, Minggu (6/9/2020). (Tim/gw)

BERITA TERKAIT