Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Friday, September 25, 2020

JD Kumat Lagi, Kepala Desa Kare Menyayangkan Prilaku Oknum Masyarakat yang Gak Punya Etika Buang Sampah Sembarangan

Kepala desa Kare H. Sunarno.
Gemawilis - Kepala desa Kare H. Sunarno menyanyangkan ulah prilaku oknum masyarakat yang tak tau etika dan membuang sampah kembali di lokasi pinggir Jalan Raya Kare - Madiun, atau lebih di kenal dengan sebutan Jalan Jurang Dengkeng (JD) desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun.

Ditemui di kediamannya pihaknya sempat terpukul saat mendapat laporan dengan adanya aktifitas oknum masyarakat yang kembali membuang sampah di lokasi jalan tersebut. Padahal sebelumnya area tersebut menurutnya sudah besih dan masyarakat sudah sadar akan kebersihan. Apalagi jalur tersebut juga merupakan pintu masuk atau juga ikon daripada desa Kare.

"Kaget, kemarin sempat dapat laporan dari warga juga kalau JD kembali banyak sampah. Padahal itukan sudah bersih, bulan-bulan lalu pernah bersama warga satu dusun kita kerjabakti sepanjang jalan itu biar bersih dan gak lagi ada yang membuang sampah disitu, "tuturnya. Kamis (23/9/2020) sore.

Lebih lanjut kedepan pihaknya akan menertibkan area tesebut agar masyarakat kembali sadar dan tidak kembali kumat membuang sampah di jalur JD.

Selain itu, ia pun juga menghimbau supaya masyarakat baik warga desa Kare maupun luar desa sebaiknya tau diri dan mawas diri, bagaimanapun itu lokasi bukan diperuntukan untuk pembuangan sampah liar.

"Memang masalah sampah bukan lagi masalah orang perkotaan di era modern seperti ini. Sekarang permasalahan sampah sudah merata hingga ke desa-desa. Pesan saya monggo warga Kare maupun luar Kare jangan sembarangan membuang sampah. Kami masih cukup bersabar, apa harus ada aturan sanksi jika warga berprilaku sakarepe dewe, "jelasnya.

Nanti kita cari solusinya bersama-sama, lanjutnya, malu sebenarnya kita sebagai perangkat desa. Tapi yang buang itu memang bukan warga kami saja, tapi juga banyak orang luar desa yang lewat sambil melempar sampahnya. Desa Kare lagi berbenah, jadi mari semua saling menghargai dan punya rikuh dengan diri masing-masing. Kare di kenal dengan desa wisata, masak jalannya seperti itu lagi, "pungkasnya. (Tjr/gw)