Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, September 26, 2020

Geram Dengan Ulah Oknum, Kadus Gondosuli, Desa Kare Tawarkan 1,5 Juta Bagi Penangkap Pembuang Sampah di JD

Hadiah Rp 1,5 juta bagi penangkap pembuang sampah di JD.
Gemawilis - 
Geram, lantaran oknum masyarakat membandel dengan tetap saja masih membuang sampah di kawasan jalur Jurang Dengkeng (JD), Kepala Dusun (Kadus) Gondoduli, desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun, Nanang Rahmad Efendi atau biasa disapa Kang Mat, menggelar sayembara sekaligus terobosan baru untuk mendorong warga membuang sampah pada tempatnya. Dia menawarkan sayembara Rp 1,5 juta untuk warga yang bisa menangkap pembuang sampah di jalur Jalan Raya Kare - Madiun itu.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kang Mat mengatakan selama kepemimpinannya menjadi Kadus, dia mengaku paling kesal terhadap ulah warga yang membuang sampah di jalur jalan Jurang Dengkeng, pasalnya selain bau, jalur itu juga merupakan jalan masuk ke desa Kare dan bukan diperuntukan untuk pembuangan sampah.

"Saya merasa bertanggung jawab dengan keadaan ini, walau ini sebenarnya tugas bersama yang harus kita lakukan bersama-sama. Berkali-kali kami memasang pengumuman dilarang membuang sampah disitu, dari Dinas Lingkungan juga sudah ada papan himbauan, namun oknum warga masih tidak peduli, makanya saya umumkan dan mohon disebarkan, bagi siapa saja yang bisa menangkap pelaku pembuang sampah di JD akan saya kasih 1,5 juta, "ungkapnya. Sabtu (25/9/2020) pagi.

Bukan tanpa alasan Kadus Gondosuli itu menawarkan 1,5 juta, sebab kawasan JD selama ini memang sudah bersih dari sampah, namun belakangan mulai ada oknum yang kembali berulah dengan membuang sampah di tempat itu. Ia ingin agar jalan menuju desa Kare itu bersih dan menjadi teladan dan panutan masyarakat dalam rangka bersama-sama menjaga kebersihan apalagi desa Kare dikenal sebagai desa wisata. Terlebih lagi sampai saat ini Kecamatan Kare sendiri merupakan satu-satunya wilayah zona hijau dari penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Madiun.

Kang Mat menceritakan, awalnya berniat akan memberi dana sebesar 100 ribu dari kantong pribadinya bagi siapa saja yang bisa menangkap pelaku pembuang sampah di JD, namun belakangan dukungan datang mengalir dari berbagai pihak.

"Ya, awalnya niat dan inisiatif pribadi, terus saya sher di setatus Whatsapp (WA). Gak taunya banyak yang ngasih dukungan hingga terkumpul 1,5 juta. Alhamdulillah, kita gak sendiri, banyak dukungan dari mana-mana, "papar Kang Mat.

Menurut Kang Mat, Rp 1,5 juta tersebut diantaranya bersumber dari berbagai pihak seperti Pak Joko Kesra, Pak Didik Dewan, Pemuda Pancasila Kare, D'Shoop Galery, Toko Intan, Ibu Rina Perangkat Desa, Pak Endro LKPMD, Pak Eko Babinsa Kare, Pak Edi BPD, Pak Camat Kare, dan Ibu Eny BPD hingga dana terkumpul menjadi 1,5 juta.

"Mungkin itu nanti bisa nambah lagi, mengingat banyak yang mendukung supaya JD bersih. Dengan kami mengimbau seperti itu, berarti banyak orang yang menginginkan Rp 1,5 juta secara otomatis banyak yang membantu kami, orang yang membuang sampah jadi berpikir dan lingkungan jadi bersih, "lanjutnya.

Selain itu ia juga mengatakan, nanti akan ada terobosan yang lain lagi demi terciptanya Kare bersih, Kare nyaman, Kare Teladan, demi dan untuk mendukung terwujudnya Kare Nyawiji dan Kare desa Wisata. (Tim/gw)