Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, September 8, 2020

Desa Durenan, Gemarang, Sulap Embung Desa Jadi Destinasi Wisata Murah Meriah


Taman Randu Dampit Asri Desa Durenan, Gemarang.
Gemawilis - Konsep pariwisata murah meriah saat ini lagi digemari di tengah lesunya perekonomian nasional. Seiring dengan fenomena itu, banyak tempat-tempat wisata baru dengan biaya yang sangat terjangkau. Salah satu objek yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata murah meriah adalah embung desa.

Mengacu pada definisi embung, resminya adalah cekungan yang digunakan untuk menampung dan mengatur suplai air hujan pada sebuah kawasan, biasanya di desa. Air yang ditampung kemudian digunakan sebagai persediaan air untuk suatu desa saat musim kering tiba, baik untuk pengairan sawah ladang maupun untuk konsumsi air minum warga desa.

Nah, kini tak lama lagi di Madiun timur juga akan ada destinasi wisata alam yang bermula dari embung desa, namanya Randu Dampit Asri yang berada di Dusun Bulu RT 35/06 Desa Durenan, Kecamaran Gemarang, Madiun.

Ebung desa yang awalnya dibangun pada bulan Agustus 2019 dengan menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 320.000.000, untuk pengairan tesebut, kini disulap oleh Pemerintahan desa Durenan menjadi objek wisata baru.

Dengan dibangunnya ebung desa menjadi sebuah taman wisata, diharap kedepan bisa menambah khasanah destinasi wisata alam dengan memanfaatkan potensi desa dan mampu mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi masyarakat desa.

Ditemui di lokasi Taman Randu Dampit Asri pihak pengelola sekaligus Ketua Pokdarwis Desa Durenan, mas Sarwan, mengatakan saat ini Randu Dampit Asri masih dalam pengembangan dan masih banyak lagi yang akan di bangun.

"Ini masih dalam pengembangan, belum seratus persen jadi. Ditambah dengan adanya pandemi covid 19 makanya juga belum di launching oleh pihak desa, "terang Sarwan. Selasa (8/9/2020) siang.Sarwan menambahkan, jika saat ini pengunjung yang datang memang belum dikenakan retribusi masuk, karena Randu Dampit Asri belum secara resmi di buka. Masih dalam pengembangan dan akan terus dilakukan pembangunan untuk menambah spot-spot baru.

"Masih gratis, belum ada retribusi masuk untuk pengunjung. Namun tetap akan dikelola dengan baik. Semoga nanti hasilnya kedepan juga baik bisa dipergunakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, "papar Sarwan. (Wj/gw)

Topik Lain