Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Tuesday, August 25, 2020

Siap-Siap, Tidak Pakai Masker di Madiun Bakal Didenda Rp 100 - Rp 250 Ribu, Hingga Pencabutan Izin Usaha

Kapolres Madiun pasangan sabuk kepada petugas.
Gemawilis.com - Polres Madiun bersama Forkopimda Kabupaten Madiun mulai mengimplementasikan Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan.

Hal itu juga disampaikan oleh Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto usai menghadiri Pencanangan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020, di Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Senin (24/8/2020). Setiap warga Kabupaten Madiun yang kedapatan tidak mengenakam masker akan mendapatkan sanksi sosial.

"Kami akan menegakkan Inpres no 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin protokol kesehatan. Di antaranya memberikan punishment, tindak lanjut akan dipimpin oleh Polres Madiun untuk membahas punsihment yang akan dilakukan, dan itu mulai akan dilaksanakan besok, "kata Hari Wuryanto.

Menyusul Inpres tersebut, Bupati Madiun menerbitkan Peraturan Nomor 39 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Madiun.

Peraturan yang diterbitkan oleh Bupati Madiun itu berlakukan mulai hari Selasa (25/8/2020). Bagi pelanggar penerapan protokol kesehatan akan dikenakan sanksi yang beragam tergantung tingkat pelanggaran. Misalnya untuk perorangan dapat sanksi berupa teguran lisan atau tulisan, denda administratif Rp 100.000, tidak diberikan layanan publik dalam waktu paling lama 30 hari, hingga penyitaan Kartu Tanda Penduduk selama 15 hari.

Bagi pelaku usaha, pengelola atau penyelenggara tempat dan fasilitas umum yang tidak mematuhi peraturan akan dikenakan sanksi teguran lisan hingga teguran tertulis, penghentian atau penutupan operasional tempat usaha untuk sementara, pencabutan izin usaha dan denda sebesar Rp 250.000.

Untuk monitoring dan evaluasi penegakan peraturan dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Madiun yang berkoordinasi dengan perangkat daerah, RSUD, TNI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Tim/gw)

Topik Lain