Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Monday, August 3, 2020

Sempat Mau Booming, Tapi Gak Jadi, Wisata Hutan Pinus Kali Tangkil Sekarang Kembali Kehabitatnya

Keindahan hutan Kali Tampil.
Gemawilis - Saat kami berkunjung kesini, sekedar melintas di kawasan ini, hutan pinus ini terlihat seperti bekas tempat wisata yang telah lama mangkrak tanpa perawatan yang telah sepi pengunjung. Nasib terbenggalai itu dialami wisata Hhutan pinus yang biasa orang sekitar sebut Kali Tangkil. 

Menurut sumber, Kali Tangkil memang belum sempat diresmikan, atau belum mendapat julukan resmi dari dinas terkait sebagai suatu tempat wisata. Padahal dulu katanya sempat mau boming, tapi kini nasib Kali Tangkil kembali kehabitatnya atau kembali kebentuk semula. Hutan pinus pada umumnya.

Mungkin karena letaknya yang kurang strategis, akses ke wisata mangkrak ini juga kurang diperhatikan, seperti lebar jalan, kondisi medan yang selebar kendaraan roda 4 saja, sehingga untuk papasan dengan kendaraan lainya tidak bisa.

"Dulu waktu baru-barunya sempat rame. Banyak warung yang buka, pedagang pada cari lapak berjualan. Tapi sekarang sepi, jarang yang datang, "ujar mak Sum salah seorang warga dusun Petung desa Padas kecamatan Dagangan, Minggu (2/8/2020).

Letak wisata hutan Pinus Kali Tangkil sendiri berada di wilayah dusun Ngukir desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Madiun, namun untuk akses paling dekat dengan jalan raya harus melalui jalan dusun Petung.

Jika dilihat dari segi pangsa pasar wisata, saat ini Kali Tangkil memang masih kalah jauh dari hutan pinus Nongko Ijo Kare dan Watu Rumpuk desa Mendak. Tetapi bukan tidak mungkin jika sudah ada sentuhan dari para pengembang atau investor dibidangnya tempat ini bisa di sulap menjadi destinasi wisata baru di Madiun Timur.

Pasalnya jika dilihat dari keindahan hutannya, Kali Tangkil juga mempunyai pemandangan yang sangat eksotis dan panorama indah khas hutan pinus tropis yang cocok untuk dibuat rileksasi para pencari ketenangan. (Dimas/gw)

Rekomendasi