Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Friday, August 7, 2020

Selamat Datang di Kampung Merak, Anda Pernah Berkunjung Kesini? Penangkaran Pavo Muticus di Madiun Timur Satu-Satunya di Indonesia

Gemawilis.com - Selamat Datang di Kampung Merak, Anda pernah berkunjung kesini? Kampung Merak ini terletak di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Madiun. Dan karena keunikannya, maka kampung ini menjadi satu-satunya di Indonesia.

Kampung Merak bukan sekedar julukan saja, tetapi di kampung ini benar ada penangkaran merak hijau (Pavo muticus) atau yang biasa disebut merak Jawa. Unik bukan?

Penangkaran hewan merak, umumnya dilakukan oleh instansi milik pemerintah. Tetapi di Madiun Timur ini beda, sebab penangkaran merak hijau disini dikelola oleh perorangan atau warga masyarakat biasa.

Burung merak tergolong sebagai satwa langka, yang masuk dalam perlindungan. Karena saat ini hewan tersebut sudah sangat sedikit keberadaannya akibat perburuan secara liar, perdagangan, dan eksploitasi.

Salah satu pemilik penangkaran merak hijau di desa Tawangrejo adalah Pak Surat Wiyoto, seorang petani tradisional yang tinggal di dusun Soko, Kecamatan Gemarang. Pria yang akrab disapa Mbah Surat itu, memulai penangkaran merak hijaunya sudah sejak tahun 1999.

Penangkaran burung merak hijau milik Mbah Surat ini juga terbuka untuk umum. Pengunjung biasa datang untuk melihat merak. Mengajak anak-anak, mengenalkan atau memberikan edukasi kepada generasi tentang satwa langka dilindungi.

Penangkaran merak yang dilakukan Mbah Surat bahkan, pada tahun 2012 lalu, pernah mendapat bantuan berupa sepasang indukan merak dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Wilayah 1 Madiun dan sudah terdaftar sebagai penangkaran merak resmi sejak tahun 2010.

Kenapa penangkaran merak di desa Tawangrejo ini menjadi satu-satunya di Indonesia, karena penangekaran disini unik. Induk merak yang ditangkarkan Mbah Surat selama ini enggan untuk mengerami telurnya sendiri.

Setiap betina merak bertelur sekitar 4 sampai 6 butir selalu gagal kalau yang erami induk merak. Tapi kalau induk ayam yang mengerami berhasil. Jadi setiap bertelur, telur merak langsung dipindah selanjutnya ayam yang akan mengeraminya (dimas/gw)

Topik Lain