Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, August 12, 2020

Rp 800 Ribu Bonus Kondom, Ibu Rumah Tangga Jual Gadis 15 Tahun Diamankan Polisi di Madiun

Gemawilis - Terbongkarnya kasus ini berawal ketika anggota Unit PPA Reskrim Polres Madiun melakukan penyelidikan dan mengamankan dua orang berinisial SW 20 tahun dan AN 15 tahun di salah satu penginapan di Kabupaten Madiun pada Sabtu (1/8/2020) malam. 

Selanjutnya setelah dilakukan interogasi, Sat Reskrim Madiun berhasil mengamankan terduga sebagai perantara atau mucikari berinisial ISM, seorang ibu rumah tangga 34 tahun.

Tersangka ISM menjual korbannya SW dan AN lewat prostitusi online dengan menggunakan aplikasi MiChat dan WhatsApp dengan tarif Rp 800 ribu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Aldo Febrianto, korbannya ada 2 orang. Dari dua korban tersebut, telah berhasil diamankan barang bukti. Antara lain uang senilai Rp 1,4 juta. "Itu dua orang, berarti Rp 800 ribu satu orang, "kata AKP Aldo, Selasa (11/8/2020).

Kemudian dari uang Rp 800 ribu tersebut, imbuh AKP Aldo, muncikari mendapatkan komisi Rp 100 ribu. Sisanya untuk PSK yang melayani pria hidung belang.

“Untuk pembagian, masing-masing dari saksi korban mendapatkan Rp 600 ribu, dan yang Rp 200 ribu untuk sang muncikari, "paparnya.

Jadi dengan hanya merogoh kocek Rp 800 ribu, para lelaki hidung belang sudah bisa menikmati layanan gadis dibawah umur ditambah bonus kondom yang disediakan oleh pelaku.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan beberapa pasal. Pertama, pasal UU Perlindungan Anak. Kemudian kedua, Pasal 45 Undang-Undang ITE karena transaksi prostitusi menggunakan aplikasi MiChat dan WhatsApp. Tersangka terjerat pasal 296 dan 506 KUHP. Ancaman hukuman terbulat di UU ITE maksimal 10 tahun penjara. (IMR/gw)