Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Saturday, August 15, 2020

Pernah Ditawar Puluhan Juta, Burung Milik Warga Madiun Ini Mati, Pemilik Shok dan Bersedih


Sering menjadi juara di lomba tingkat nasional dan selalu menjadi buah bibir atas kesuksesannya, burung milik warga Madiun ini mati, pemilik pun bersedih.

        Nanang harus bersedih karena burung terbaiknya mati.

Gemawilis.com - Bagi orang awam mungkin akan menganggap sepele dan biasa jika burung peliharaannya mati atau lepas dan terbang tak kembali dari sangkarnya. Namun bagi pria yang tinggal di Kelurahan patihan Kecamatan Manguharjo, Madiun ini lain cerita. Pasalnya burung jenis Kenari miliknya ini sudah beberapa kali memenangkan lomba besar dan sudah pernah di tawar dengan harga puluhan juta.

Burung milik pria yang biasa disapa Mas Nanang ini memang cukup dikenal di dunia perlombaan burung berkicau tingkat nasional, kususnya di wilayah Karesidenan Madiun. Kenari yang diberi nama Dian Juang itu menurut sng pemilik sudah sering moncer alias sering juara di lomba-lomba besar dalam maupun luar kota Madiun.

Namun kini Nanang harus bersedih lantaran pada Sabtu (15/8/2020) pagi sekitar pukul 05;00 Wib, burung kesayangannya itu mati. Ia menuturkan burungnya tiba-tiba mati tanpa sebab padahal kemarin masih bunyi dan kelihatan sehat.

"Pagi tadi pulang kerja mau di jemur udah dibawah dasar sangkar, gak tau kenapa. Padahal kemarin bunyi seperti biasa. Udah capek mungkin, "kata Nanang.
Nanang menambahkan, padahal minggu ini burung miliknya juga akan mengikuti event lomba, apalagi di bulan Agustus menurutnya akan banyak event yang digelar di luar maupun lokalan Madiun.

Mendapati burung kesayangannya mati, Nanang pun sempat shok dan bersedih. Dirinya pun sempat terpukul karena selama ini lewat burung yang mati itu ia mendapat banyak penghargaan, kemenangan, dan banyak kisah manis yang ditorehkannya.

"Burung sih banyak, masih ada beberapa lagi yang siap dibuat lomba, tapi yang satu ini memang jujur saya banyak menyimpan kenangan. Dari mulai lomba tingkat lokal maupun nasional sering saya bawa dan selalu menang. Sering, beberapa kali di tawar dengan harga puluhan juta, tapi saya belum boleh, "ungkapnya.

Sementara menurut sang Istri Lola Rinda, ia juga menceritakan jika suaminya memang gemar memelihara burung kenari untuk lomba. "Wah, sering mas, tiap minggu selalu ikut lomba dia. Itu koleksi pialanya juga udah banyak sekali. Yang mati itu sering di tawar orang dengan harga mahal, sampai puluhan juta. Tapi mas Nanang masih belum mau, "cerita Lola, Istri Nanang. (Tjr/gw)

Rekomendasi