Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About

Sunday, August 30, 2020

Kasus Kembali Meningkat, Masuk Kota Madiun Harus Bawa Surat Rapid Test, 1.125 Personel TNI - Polri Dikerahkan


        Apel digelar di Stadion Wilis Kota Madiun (fot: Humas Pemkot Madiun)

gemawilis.com - Kasus positif Covid-19 di Kota Madiun kembali meningkat, saat ini sudah menyentuh angka 74 orang. Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan sangat prihatin dengan peningkatan kasus tersebut.

Walikota mengatakan, warga dari luar kota dilarang masuk Kota Madiun. Jika tidak mengantongi surat rapid test atau swab test. Peraturan ini juga berlaku bagi warga yang membawa kendaraan pribadi.

Maidi menegaskan peraturan itu akan dimulai Sabtu (29/8/2020) malam, seluruh pintu masuk Kota Madiun akan dijaga personel keamanan. Warga yang melanggar protokol kesehatan akan langsung ditindak dan diberi sanksi secara tegas.

‘’Berlaku mulai nanti malam. Semua area perbatasan Kota Madiun akan dijaga oleh petugas gabungan. Tidak bawa rapid test, tidak boleh lewat, "tegas Walikota, Sabtu (29/8/2020).

Selain itu, Walikota juga telah mengeluarkan Perwal Nomor 39 tahun 2020 yang mengatur tentang tata kehidupan adaptasi baru. Termasuk mengatur sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan

“Kegiatan yang melanggar protokol kesehatan akan ditindak. Tidak ada kata maaf, "paparnya usai Apel Pelaksanaan Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan Covid-19 dan Penegakan Peraturan Wali Kota No. 39 tahun 2020 di Stadion Wilis Kota Madiun.

Sementara, sebanyak 1.125 personel keamanan dari TNI-Polri dikerahkan untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh dengan protokol kesehatan.

Kapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby aria Prakasa, mengatakan ada 1.125 personel gabungan yang diterjunkan untuk menegakkan protokol kesehatan. Warga yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan akan langsung ditindak. Hal ini sudah menjadi kesepakatan bersama untuk memutus matarantai Covid-19. (Tjr/gw)

Rekomendasi