Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, August 26, 2020

Gasak 9 Unit Pompa Air dan Menjualnya Lewat Media Sosial Facebook, Pemuda Madiun Ini Akhirnya Meringkuk di Balik Jeruji Besi

Gemawilis - Seorang pemuda 28 tahun terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi akibat aksi jahatnya. Warga Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Madiun bernama Sofian Abdul Azis itu ditetapkan sebagai tersangka setelah mencuri sembilan unit pompa air di dua lokasi.

Kapolres Madiun AKBP Eddwie Kurniyanto menjelaskan, dua lokasi tersebut adalah area persawahan Desa Garon, Kecamatan Balerejo, dan satu lagi di area persawahan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Madiun.

"Pencurian menggasak 9 buah mesin pompa air sawah di dua TKP dengan waktu yang berbeda. Tersangka melancarkan aksinya pada malam hari saat kondisi sepi. Di Garon 4 buah mesin, dan di Tanjungrejo 5 mesin, "ungkap Kapolres Madiun saat gelar perkara pada Rabu (26/8/2020).

Menurut keterangan tersangka, sebelum beraksi ia sempat bolak-balik melintas di jalan sekitar TKP. Setelah melihat ada beberapa mesin pompa air di pinggir sawah, kemudian pada malam harinya setelah sepi tersangka kembali ke lokasi dan melancarkan aksinya.

"Tersangka melepas karet mesin pompa, kemudian mesin diangkut dengan menggunakan sepeda motor dan disembunyikan di tempat yang tidak terlihat. Selanjutnya tersangka mengecat nomor mesin dengan Pilox supaya kelihatan baru, "papar Eddwie Kurniyanto.

Berhasil menggasak mesin pompa, selanjutnya tersangka menjualnya lewat media sosial facebook, online. Per unit ditawarkan antara Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu.

Kini pemuda yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli itu pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka ditahan di Mapolres Madiun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (IMR/gw)