Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, July 6, 2020

Kenapa Rambut Kemaluan Cenderung Kriting dan Lebat Jika Dibanding Rambut di Kepala?

Gambar ilustrasi sumber pixabai/google.
Gemawilis/Kesehatan -  Selurus apapun rambut kepala yang dimiliki oleh setiap masing-masing orang, biasanya rambut di bagian kemaluan seseorang pasti bakal kriting, baik itu milik perempuan maupun laki-laki.

Faktanya memang bagitu? Jika dibanding dengan rambut di bagian kepala, rambut di sekitar area kemaluan manusia biasanya memang mempunyai bentuk yang bisa dibilang unik.

Kurang percaya, coba perhatikan rambut dibagian kemaluan kamu, pasti lebih lebat, hitam, memgkilap, dan keriting. Apa sebabnya?

Menurut penelitian, bentuk rambut kemaluan pada manusia cenderung keriting itu dikarenakan dibentuk dengan dan selalu berada dalam celana dalam. Sehingga rambut kemaluan selama waktu itu seolah-olah diatur atau secara tidak langsung dibentuk oleh pakaian dalam.

Lalu bagaimana dengan warna rambut kemaluan yang cenderung lebih hitam dan mengkilap itu? Hal tersebut bisa disebabkan karena rambut di sekitar kelamin yang tidak pernah terekspos bebas.

Hal itu bisa dicontohkan dengan kulit dibagian tubuh manusia yang juga jarang terekspos, seperti kulit yang jarang kena sinar matahari atau tertutup terus, pasti kulit akan cenderung lebih putih.

Selain itu, jika diperhatikan rambut di bagian kemaluan juga pasti akan cenderung lebih hitam. Menurut penelitian para pakar, hal itu disebabkan karena nutrisi. Rambut kemaluan cenderung lebih pendek karena nutrisi yang diserap juga lebih banyak dibanding rambut kepala.

Dikutip dari Brionet, Marc Glashofer, dermatologis dari American Academy of Dermatology mengklaim bahwa hal itu terjadi karena tekstur rambut disekitar kemaluan cenderung lebih tebal dan kasar daripada rambut di seluruh tubuh manusia karena asal-usulnya sebagai penyangga.

"Dengan bentuknya seperti itu bisa mencegah gesekan saat berhubungan seksual hingga dapat mencegah luka dan ruam pada kulit. Dan yang lebih penting, bisa melindungi dari bakteri dan patogen lain, "kata Marc.

Pendapat lain mengatakan, kalau memang itu terjadi karena bentuk folikelnya atau lubang tempat tumbuh rambutnya berbentuk oval dan gemuk sehingga rambut melekuk seiring pertumbuhannya dan memunculkan rambut yang keriting.

Brian Steixner, gelar M.D., Direktur Institut Kesehatan Pria di Jersey Urologi Group di Atlantic City, mengatakan dengan bentuknya yang keriting itu, rambut kemaluan melakukan tugasnya dengan baik untuk menjebak feromon yang disekresikan dari kelenjar keringat di sekitar selangkangan. (gw/berbagai sumber kesehatan)

Topik Lain