Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Tuesday, June 02, 2020

Senyum Bahagia Nadia, Setelah Mendapat Handphone dari PMB, Siswi MTsN Kare Ini Belajar Daring Sudah Tidak Kesulitan Lagi

Nadia kini sudah mempunyai Hp.
Gemawilis - Senyum manis mengembang dari wajah Nadia Yuliananda usai menerima handphone dari aksi #donasigercepPMB, pada Minggu (31/5/2020), kini Nadia tidak lagi meminjam ponsel temannya untuk belajar online.

Semenjak mewabahnya covid-19, sistem belajar mengajar di sekolahnya berganti online. Lantaran tak punya handphone (HP), Nadia pun kesulitan mengikuti pembelajaran daring. Maklum, siswi kelas 7 MTs Negeri 9 Madiun, Kecamatan Kare ini berasal dari keluarga kurang mampu. Ia tinggal di dusun Karangagung, RT 20/7, desa Randualas, Kec. Kare, Madiun.

Remaja yang tinggal bersama adiknya Teguh (2 SD) ini diasuh oleh kakek Sukiman dan neneknya Kasim. Ibunya meninggal disaat melahirkan adiknya beberapa tahun yang lalu. Sementara, ayahnya sudah delapan tahun merantau dan tak pernah pulang.

Kendati hidup dalam ekonomi terbatas, tak menyurutkan semangatnya menuntut ilmu. Terbukti, di sekolahnya, dia juga sempat menorehkan prestasi sebagai juara MTQ.

Selain handphone baru lengkap dengan micro SD nya, #donaturPMB juga memberikan bantuan lain yakni paket data internet untuk beberapa bulan ke depan, juga bingkisan sembako untuk keluarga neneknya.

Sebelumnya mengadakan giat #donasigercepPMB pemberian Hp kepada Nadia, relawam juga sudah meminta izin kepada ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.

Anas Fadil salah satu perwakilan Pemuda Madiun Bergerak (MB) mengatakan pemberian Hp tersebut sebagai kepedulian dan sekaligus Program Pendidikan yang sudah ada di PMB sejak lama. Selain itu ia juga menambahkan awalnya mereka sempat kesulitan mencari rumah Nadia yang berada di pelosok desa Randualas.

"Ya ini sebagai wujud kepedukian teman-teman PMB di bidang pendidikan. Untuk harga ponsel kami juga tidak bisa membelikannya dengan harga yang mahal. Tadi kami beli dengan harga Rp 825.000. Semoga sedikit bantuan dari kami dapat memudahkan adik Nadia untuk lebih giat menuntut ilmu. Mengingat, ujian sekolah yang kian dekat, "jelas Annas Fadil.

Sementara perwakilan PMB untuk Madiun Timur Wiwi Jr menambahkan, jika Hp yang diterima Nadia sudah plus beserta paket data. Bahkan beberapa relawan menurutnya sudah banyak yang mengantri untuk membelikan paket data untuk adik Nadia.

"Ini berkat kerjasama apik relawan Madiun Timur dan PMB, selain itu juga ada sedikit tambahan dana tadi dari teman kita yang ada di Madiun, Surabaya, atau pun sekitar Madiun Timur. Semoga ini bisa bermanfaat untuk adik Nadia dan keluarganya, "jelasnya. (TJ/gw)

BERITA TERKAIT