Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, June 01, 2020

Para Gadis Menghabiskan Malam dengan Pria yang Berbeda untuk Bercinta, Sampai Ia Menemukan Jodohnya

Gambar Ilustrasi @ensiklopedia.
Gemawilis.com - Setiap suku punya tradisi masing-masing. Kadang tradisi sebuah suku membuat heran orang lain, terrmasuk suku yang satu ini.

Ada sebuah suku di Kamboja bernama suku Kreung, dari luar, mungkin suku Kreung tampak sama seperti suku yang lainnya. Namun ada sebuah tradisi di suku Kreung yang membuat orang heran sekaligus bertanya-tanya.

Di mana ada orangtua, khususnya ayah, sengaja membuatkan gubuk khusus untuk anak gadisnya bermalam dengan seorang pria yang berbeda pada setiap malamnya.

Bahkan tradisi ini masih berlangsung hingga saat ini. Suku Kreung percaya, itulah cara terbaik bagi seorang anak gadis menemukan cinta sejatinya.

Kreung adalah suku yang berbasis di daerah terpencil di timur laut Kamboja yang sangat liberal dan terbuka terhadap percintaan dan seksualitas.

Ketika seorang gadis berusia 8-12 tahun, orangtuanya akan membangun sebuah gubuk atau bilik untuk bercinta anak gadisnya, kemudian mereka berharap anak gadisnya bertemu dengan anak laki-laki yang berbeda dan melakukan hubungan seksual dengan mereka.

Anak laki-laki ini diberi waktu untuk menghabiskan malam bersama mereka sampai anak perempuan menemukan cinta sejatinya dan dengan siapa dia ingin menikah.

Mereka percaya tradisi ini adalah cara terbaik untuk menemukan suami terbaik untuk anak perempuan mereka. Mereka percaya, pernikahan dengan pencarian jodoh semacam itu akan membentuk hubungan yang tahan lama dan penuh kasih.

Gadis-gadis di Kreung juga yakin dan lihai akan kemampuan seksualitas mereka dan tahu betul bagaimana menangani anak laki-laki yang ingin bercinta dengannya.

Cara memilih jodoh macam ini bagi kita orang Indonesia memang sangatlah ekstrem. Karena tidak sesuai dengan norma.

Tetapi, di mata orang Kreung cara ini adalah metode terbaik untuk mencari pasangan. Hampir tidak ada satu pun yang pernah memprotes ritual tersebut, baik dari si orangtua maupun para gadisnya. (gw)

Sumber: @ensiklopedia