Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Thursday, June 25, 2020

Papan Himbauan di Pasar Gondosuli Jadi Pajangan Semata, Pengunjung Pasar Masih Banyak yang Cuek dan Tidak Pakai Masker

Gemawilis - Paska diterapkannya new normal alias normal baru, masyarakat terlihat semakin abai dalam social distance dan physical distancing. Protokol kesehatan pun hanya jadi selogan atau himbauan semata. Masyakat tak lagi mengindai imbauan seperti memakai masker dan jaga jarak. Masih banyak yang tak patuh.

Sebenarnya new normal adalah kesempatan bagi para pelaku usaha untuk berjalan naik kelas. Dengan diberinya kelonggaran oleh Pemerintahan kepada beberapa sarana umum untuk menggelar kembali kegiatannya meski belum untuk semua tempat, namun hal itu akan menjadi sangat membantu perekonomian masyarakat.

Kurangnya kesadaran untuk mengenakan masker saat beraktivitas diluar rumah atau di tempat-tempat umum bisa tidak mungkin akan menjadi bom waktu sendiri di masyarakat. Banyak warga bergerombol dan tanpa menggunakan masker. Hal tersebut terlihat di tempat umum seperti pantauan media pada hari ini, Kamis Pahing (25/6/2020) di pasar trasidional yang terletak di desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun, yakni Pasar Gondosuli.

Papan pengumuman atau banner yang dipasang di depan pasar pun hanya menjadi papan pajangan semata. Sebab banyak masyarakat yang cuek dan terkesan tidak mengindai himbauan dari pemerintah. Meski sosialisasi dari pihak terkait sudah pernah diberikan dalam himbauan-himbauan maupun petugas yang langsung turun ke area pasar trasidional tersebut.

Maklum memang, budaya ngumpul-ngumpul di masyarakat selama ini memang sudah menjadi semacam tradisi yang susah untuk di rubah.

Tanggung jawab siapa ini, pemerintah atau masyarakat? Covid-19 adalah penyakit pandemic yang artinya wabah penyakit menular di dunia, sudah semestinya ini menjadi tanggung jawab bersama untuk pemerintah dan semua masyarakat yang ada.

Sebab jika hanya pemerintahan saja yang bergerak tanpa di ikuti oleh keteladanan masyarakatnya, niscaya virus Corona tidak akan pernah selesai-selesai bahkan bisa menjadi malapetaka di tengah masyarakat.

Dari pantau media hari ini, aktivitas pengunjung dan juga para pedagang yang melakukan kegiatan di dalam Pasar Gondosuli maupun yang ada diluar sekitar pasar, kebanyakan dari mereka masih tidak menggunakan masker. Warga cuek dan acuh akan imbauan untuk selalu taat akan social distance maupun physical distancing.

Sebelumnya sebagai langkah antisipasi dan pencegahan meluasnya penyebaran corona virus desease (Covid-19), selain pemasangan sepanduk/banner yang berisikan imbauan kepada masyarakat, dinas terkait juga sudah melakukan himbauan secara rutin, baik dari pihak desa dan muspika setempat. Bahkan dari pihak Polri pun selalu aktif memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat terkait virus Covid-19.

Tujuan memanfaatkan media luar ruang yang ada, yakni pemasangan baliho, diharapkan akan mampu menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar memiliki kepedulian yang sama dalam menangkal dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Terlebih lagi dengan dibangunnya Kampung Tangguh di beberapa desa diharap masyarakat akan semakin peduli dengan protokol kesehatan terkait virus Covid-19 saat berada di tempat umum (gw)