Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, June 01, 2020

Nikah Yuk, yang Kemarin Sempat Batal Gelar Pernikahan, Surat Edaran Menteri Agama Terkait Akad Nikah di Tengah Pandemi


Foto ilustrasi (dok/fot: google).

gemawilis com Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan aturan baru mengenai kegiatan akad nikah selama masa pandemi virus corona. Kebijakan ini dikeluarkan seiring wacana pemerintah untuk memberlakukan tatanan kehidupan baru "new normal" di tengah pandemi Covid-19.

Dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020, di katakan jumlah kehadiran orang dibatasi maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan dan tidak melebihi 30 orang.

Selain itu yang boleh menghadiri akad nikah adalah mereka yang sehat dan negatif dari virus Covid-19. Pelaksanaan kegiatan akad pun dilaksanakan secara efisien.

Sedangkan untuk rumah ibadah yang dibenarkan melaksanakan kegiatan keagamaan adalah rumah ibadah yang sudah mendapat surat keterangan (SK) 'Rumah Ibadah Aman Covid-19' dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah dimaksud.

Adapun syarat untuk mendapatkan SK tersebut adalah berdasarkan angka R-Naught/RO dan angka Effective Reproduction Number/RT, berada di kawasan/lingkungan yang aman dari Covid-19.

Selain itu, rumah ibadah juga mengatur kewajiban pengurus atau penanggungjawab rumah ibadah seperti menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah, melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area rumah ibadah, menyiapkan handsanitizer, fasilitas cuci tangan, dan sebagainya.

SE ini juga mengatur kewajiban masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di rumah ibadah. Di antaranya jemaah dalam kondisi sehat; meyakini bahwa rumah ibadah yang digunakan telah memiliki SK aman Covid-19 dari pihak yang berwenang; menggunakan masker atau masker wajah sejak keluar rumah dan selama berada di area rumah ibadah; dan lainnya. (gw)

BERITA TERKAIT