Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Friday, June 26, 2020

Ngobrol Bareng Asper BKPH Wilis Utara, Puguh Yudianto: Semua yang Mengadakan Kegiatan di Hutan Harus Izin Perhutani

Gemawilis - Primitive Madiun bersama perwakilan warga Kagok RT 04/02, desa Bodag, Jumat (26/6/2020) silaturahmi di kantor Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Wilis Utara, di Jl. Raya Kandangan, desa Kare, Kecamatan Kare, Madiun, guna meminta izin terkait kegiatan mereka di kawasan Gunung Kukusan, yakni pembersihan track jalan daki dan pembersihan semak di lokasi Gunung Pasar.

Asisten Perhutani (asper) BKPH Wilis Utara, Puguh Yudianto mengatakan semua masyarakat yang melakukan kegiatan di kawasan hutan memang harus ada izin dulu dari Perhutani. Sebab jika terjadi sesuatu pihak Perhutani lah yang akan di rugikan.

"Semua warga masyarakat termasuk pendaki atau pecinta alam harus ijin dulu ke perhutani jika akan melakukan kegiatan di kawasan hutan. Apalagi melakukan survey, penelitian, termasuk akan membuat sebuah wisata di kawasan hutan. Bukan ijin ke warga setempat. Memangnya hutan milik siapa, "papar Asper Wilis Utara teresbut.

Selain itu pihaknya juga mendukung kegiatan yang akan dilakukan oleh tim Primitive Madiun dan warga Kagok untuk membersihkan semak di kawasan Gunung Pasar untuk dijadikan tempat kemping.

"Semua ada mekanismenya. Kalau memang akan di bersihkan ya, silahkan. Selama itu tidak merusak hutan. Namun jika ingin dijadikan kawasan wisata ya, silahkan bekerjasama dengan pihak LMDH (lembaga masyarakat desa hutan) setempat. Karena mekanismenya memang seperti itu, "jelasnya.

Farid, perwakilan dari Primitiv Madiun, usai pertemuan mengucapkan terima kasih kepada pihak perhutani. Ia mengatakan Primitive Madiun dan warga ingin kawasan alam yang ada di sekitar Kagok tidak hanya jadi obyek pendakian saja, yang sering kunjungi para pecinta alam tanpa mempedulikan kelestarian hutan seperti membuang sampah sembarangan dan melakukan pendakian tanpa ada izin.

"Kawasan Kukusan sangat bagus alamnya, apalagi dibawah, pas gunung pasarnya, mempunyai potensi untuk dikembangkan. Kita ingin Kagok tidak hanya menjadi tempat melintas para pendaki saja. Namun kedepan ada nilai positifnya untuk warga sekitar, "katanya.

Selain itu ia juga menambahkan jika kawasan semak di sekitar Gunung Pasar sudah bersih, pihaknya juga berniat akan mengadakan kegiatan yang lain seperti baksos sembako, cek kesehatan gratis, yang mana nanti akan berkalaborasi dengan komunitas Humaniora Pemuda Madiun Bergerak (PMB) sekaligus mengadakan sosialisasi kepada warga masyarakat dekat hutan akan pentingnya menjaga hutan dan alam di sekitar mereka.

"Ya, nanti kita akan adakan beberapa kegiatan disana. Kemarin baksos bagi sembako sudah kami lakukan. Namun nanti akan kami agendakan kembali termasuk baksos dan cek kesehatan gratis yang berkalaborasi dengan rekan-rekan PMB. Tetap, nanti akan menggandeng pihak perhutani , "pungkas Farid. (Tjr/gw)

Topik Lain