Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Thursday, June 18, 2020

Menjelang Sidang Konflik Kepemimpinan, Padepokan PSHT Madiun Dijaga Ketat Personil Gabungan


dok/fot: pemkabmadiun.

gemawilis.com - Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang beralamat di Jalan Merak Kota Madiun, Rabu (17/6) dijaga ketat oleh petugas kepolisian. Beberapa kompi personel Polresta Madiun siap siaga di sekitar lokasi.

Sejak siang terlihat anggota dari setia hati terate mulai berdatangan dari luar wilayah Madiun. Bahkan hingga malam hari puluhan loyalis dari Sragen, Tuban, Trenggalek, Ponorogo, dan dari wilayah sekitarnya juga turut berdatangan sebagai wujud dukungan dan kecintaan mereka pada Setia Hati Teratai.

Penjagaan ketat yang dilakukan oleh Polres Madiun tersebut kabarnya setelah adanya sebaran sebuah video yang berisi ajakan untuk menggerakkan massa menuju Kota Madiun.
Konflik internal di kubu organisasi terkait kepemimpinam ketua umum PSHT, yang saat ini ada dua kubu yang saling mengklaim sebagai ketua umum yakni R Moerdjoko HW dan juga M Taufik, yang menarik perhatian para anggota PSHT datang ke Madiun untuk mengikuti sidang pada Kamis (18/6/2020).

Diketahui sebelumnya bahwa, Parapatan Luhur (Musyawarah Besar) PSHT, yang telah dilakukan pada Maret 2016 lalu. Majelis Luhur memutuskan Dr. HM Taufik, Deputy Menteri Koperasi dan UKM menjadi Ketua Umum PSHT untuk masa bakti 2016 - 2021.

Namun dari pihak yang lain yakni kubu Kepemimpinan R Moerdjoko HW juga membuat keputusan parapatan leluhur tahun 2017. Keputusan yang masih belum final tersebut akan berlanjut pada Kamis 18 Juni 2020.


Kedatangan para rombongan loyalis PSHT tersebut, menurut mereka untuk memberikan dukungan moril sekaligus untuk mengetaui hasil dari keputusan pengadilan.

Terlihat pada Rabu malam, rombongan Polres Madiun kota juga datang bersama Kapolres Madiun Kota, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, serta puluhan Patwal dan Team Sabhara Polres Madiun Kota.

Puluhan patwal dan team sabhara Polres Madiun Kota bahkan sejak hari Rabu pagi sampai malam masih melakukan penjagaan ketat disekitar lokasi guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.

Pada keterangannya setelah selesai sidang kordinasi tertutup di ballroom hotel Aston Madiun, Kapolda Jawa Timur Irjen Mohammad Fadil Imran mengatakan, dalam segi keamanan pihaknya didukung oleh Kodam V Brawijaya dan dari Lanut Iswahyudi.

"Untuk keamanan ada kekuatan dari Polri, baik dari Polres Kota Madiun juga Polres-Polres dari jajaran wilayah Madiun. Dan kami juga bersinergi dan di backup dari satuan Kodam V Brawijaya dan juga didukung dari Lanut Iswahyudi untuk pengamanan sidang besok. Semoga sidang berjalan aman, damai dan sejuk, "terang Kapolda Jawa Timur. (Tim/gw)

Topik Lain