Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, June 20, 2020

Heboh, Uang Koin Rp1000 ‘Kelapa Sawit’ Laku Puluhan Juta, Auto Viral?


Gambar uang pecahan Rp1000, koin kelapa sawit.

gemawilis.com - Bank Idonesia (BI) pernah mengeluarkan uang koin dengan pecahan Rp1000, bergambar kelapa sawit sekitar tahun 1990-an. Jika dibandingkan dengan uang logam lain, bentuknya memang beda. Ukurannya lebih besar dan berat dengan aksen garis putih.

Uang koin Rp1000 jadul itu memang sekarang sudah jarang beredar. Tapi yang bikin geger adalah, sepekan belakangan koin tersebut dijual dengan harga fantastis di market place/online shop. Netizen dibuat kaget dengan harga yang dibanderol untuk satu keping koin Rp1000 itu.

Fantastis memang, nominalnya pun hingga sampai ada yang puluhan juta, bahkan hingga Rp.120.000.000 (seratus dua puluh juta).

Dari penelusuran kami, sampai saat ini belum diketahui kenapa harga dari pecahan uang koin jadul bergambar kelapa sawit tersebut bisa sangat mahal. Banyak yang menduga, koin yang diterbitkan tahun 1993 ini jadi incaran kolektor karena sudah jarang ditemukan di pasaran.


Sebelumnya memang banyak orang membeli uang kertas/koin yang terbit di zaman dulu untuk sekadar memenuhi hasrat koleksi barang-barang lama. Tapi uang koin 'kelapa sawit' ini tiba-tiba mendadak viral karena harganya tidak masuk akal.

Kemudian setelah bredar ramai di beberapa postingan Media Sosial (medsos), account twitter resmi mik BI menyampaikan jika uang rupiah dengan pecahan Rp 1.000 tahun emisi 1993 bergambar kelapa sawit masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.

Koin tersebut masih berlaku dan bisa digunakan sebagai alat pembayaran di seluruh Indonesia selama peredarannya belum dicabut oleh Bank Indonesia. Selain koin Rp1.000 bergambar kelapa sawit, koin pecahan Rp200 pun masih berlaku.

“Uang pecahan kecil nominal Rp200 selama masih dinyatakan berlaku, maka dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Yuk mari bersama mengedukasi untuk tidak menolak rupiah dalam bertransaksi, "tulis BI dalam akun Twitter resminya. (Tim/gw)