Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Wednesday, June 24, 2020

DPRD Kabupaten Madiun Mendesak OPD Pemkab Madiun Segera Menyusun Draft SOP Gelaran Hajatan di Masyarakat


Draft standart operasional prosedur akan segera dibuat Pemkab Madiun.

gemawilis.com - Kabupaten Madiun menggelar rapat dengar pendapat bersama OPD Pemkab Madiun, para pekerja seni, Disbudparpora, Satpol PP, BNPB, Polres, dan bagian hukum Pemkab Madiun pada Senin (22/6/2020).

Hasilnya Pemkab Madiun akan segera membuat draft standart operasional prosedur (SOP) terkait kegiatan di masyarakat dimasa transisi new normal atau kegiatan gelaran hajatan.

Hal tersebut untuk mengakomodir para pekerja seni hiburan yang sudah tiga bulan tidak manggung dan untuk menjawab tuntutan di masyarakat.

“Pemkab Madiun hanya akan membuat SOP -nya. Intinya masyarakat yang akan menggelar hajatan harus ada rekomendasi dari Dikbud dan Dinas Kesehatan. Selanjutnya Polres menerbitkan ijin, "kata Anang Sulistyono Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Feri Sudarsono mengatakan, antara pekerja seni, OPD dan pihak Kepolisian sudah ada kesepakatan bersama dan menjadi titik terang selanjutnya.

“Prinsipnya DPRD akan mengawal sehingga persoalan ini disikapi, "tegasnya.

Diketahui sebelumnya, para pelaku seni seperti paguyuban karawitan, dalang temanten, cucuk lampah manten, tukang sound system, penyanyi elekton, seniman campursari, juru rias, juru dekorasi, tukang terop dan lain sebagainya mereka meminta perhatian dari Pemkab Madiun.

Beragamnya kebijakan akibat wabah pandemi Covid-19 yang diterapkan selama ini membuat panggung seniman hilang. Sehingga para seniman kehilangan pekerjaan dan pendapatan. (Tim/gw)