Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About
 

Monday, June 8, 2020

Dilema Menghantui Orang Tua, Masuk Sekolah Rentan Tertular Covid, atau Biaya Paket Data Membengkak

Gemawilis - Banyak orang tua siswa yang selama pandemi covid mengeluh terhadap kebijakan school from home atau belajar di rumah. Bagaimana tidak dengan adanya kebijakan tersebut telah menjadi masalah baru bagi orang tua, yaitu membengkaknya tagihan internet, atau paket data.

Menjelang diterapkannya new normal mungkin menjadi angin segar bagi sebagian orang tua, karena kegiatan belajar mengajar akan segera di berlakukan dengan kembali membuka sekolahan. Anak-anak bisa kembali lagi masuk sekolah. Tapi disisi lain juga masih sangat menguatirkan sebab virus Corona belum juga pergi.

Dilema pun kini menghantui para wali murid, di satu sisi ingin segera anak masuk sekolah supaya belajar bisa berjalan normal dan biaya internet bisa di tekan. Tetapi di sisi lain anak-anak sangat rentan tertular virus Covid-19.

Ha tersebut seperti yang baru-baru ini telah dilakukan survei oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Survei PGRI pada Sabtu (6/6/2020), mengatakan sebanyak 85,5% orang tua cemas anaknya kembali ke sekolah pada tahun ajaran baru.

Sebaliknya anak, sekitar 65% berharap dapat bersekolah kembali, hal itu dapat dipahami karena anak sudah terlalu lama tinggal di rumah, ada kejenuhan dan rindu suasana sekolah. Sementara bagi guru, sebanyak 57% siap kembali mengajar dan 43% memilih mengajar dari rumah.

Memang, dengan kebijakan belajar dari rumah yang kini sedang berlangsung, para siswa mendapatkan tugas sekolah yang tidak sedikit. Dan hal tersebut tentunya harus memanfaatkan koneksi internet. Ya mau bagaimana lagi teknologi menjadi penumpu berlangsungnya belajar dari rumah.

Apalagi saat ini sudah banyak sekolah yang telah memanfaatkan aplikasi berbasis video conference yang tentuanya akan menghabisnya paket internet yang ada di rumah.

Mungkin bagi orang tua murid yang sudah memiliki akses internet dengan kuota tidak terbatas pasti akan lebih mudah menanggapi hal ini, namun bagi mereka yang tidak memiliki koneksi akses fix broadband akan menjadi issue yang cukup besar. (gw)

Topik Lain