Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Monday, June 08, 2020

Coban Kromo, Air Terjun Berjodoh, Kekayaan Alam Madiun Timur yang Tersembunyi

Air Terjun Coban Kromo Desa Bodag (fot: istimewa).
Gemawilis/Wisata -  Air terjun Coban Kromo desa Bodag, Kecamatan Kare, Madiun, adalah salah satu potensi wisata alam yang mempunyai nilai jual yang sangat eksotis. Air terjun ini terletak di deretan lereng pegunungan dengan suasana alamnya yang adem dan penuh nuansa yang masih alami, khas pedesaan.

Air Terjun Coban Kromo mempunyai dua aliran air terjun yang konon ceritanya merupakan dua jenis yang berbeda yakni laki-laki dan perempuan. Sehingga karena mitos tersebut, air terjun yang terletak di desa Bodag itu dinamakan Coban Kromo yang artinya air terjun berjodoh.

Selain Coban Kromo, di desa Bodag masih banyak potensi kekayaan alam yang lainnya seperti wisata religi Makam Syekh Maulana Abdullah ,makam sepanjang 7 meter yang sudah pernah kami beritakan sebelumnya.

Coban Kromo terletak sekitar 30 kilo dari arah Kota Madiun ke timur, berada diwilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Rute yang bisa ditempuh misal dari dari Kota Madiun, silahkan menuju ke daerah Pasar Dungus, atau ke arah Kelurahan Wungu, kemudian dilanjutkan menuju ke Wisata Monumen Kresek (Monumen Keganasan PKI) di Madiun, naik terus kurang lebih 6 kilo sampai Kantor Desa Bodag, dari Kantor Desa sampai ke lokasi kurang lebih sekitar 3 kilo.

Air Terjun ini masih alami, dan mempunyai potensi alam yang menakjubkan. Bagi pengunjung yang kesana silahkan membawa bekal sendiri karena lokasi jauh dari pemukiman penduduk. Alam pedesaan yang dimiliki desa setempat akan menjadi nilai sendiri bagi pengunjungi Coban Kromo.

Pembangunan Coban Kromo saat ini masih terkesan sederhana. Namun alam yang dimilikinya mempunyai daya tarik sendiri bagi para pecinta alam terlebih lagi Coban Kromo berada di area hutan yang pohonnya besar dengan kesejukan alam rimba yang masih perawan.  (Tim/gw)