Home Berita Peristiwa Nasional Kriminal Laka Pendidikan Pertanian Kabar warga Wisata Sitemaps Privacy policy About as
Facebook  Twitter  Instagram  Youtube

Saturday, May 16, 2020

THR Cair, Tradisi Beli Baju Baru Mulai Meningkat di Wilayah Madiun Timur, Pengunjung di Mohon Mengenakan Masker



Gemawilis - Mendekati Idul Fitri aktifitas masyarakat kelihatan meningkat dibeberapa tempat pembelanjaan. Pemandangan seperti itu terjadi tidak hanya di kota-kota besar saja, namun juga terjadi hinga ke daerah pedesaan.

Pantau gemawilis.com, warga sudah mulai ramai berbelanja baju lebaran jelang Hari Idul Fitri. Seperti pada Jumat (15/5) malam, di pusat perbelanjaan yang ada di daerah Pasar Dungus, Kecamatan Wungu, ataupun di wilayah lainnya seperti sekitar Pasar Kare, Kecamatan Kare, Madiun.

Meski harus menjalankan Ramadhan dan Hari Raya idul fitri di situasi kurang sedap karena adanya wabah corona namun nampaknya masyarakat tetap akan merayakannya dengan kegembiraan.

Tradisi untuk membeli baju baru dan kebutuhan buat lebaran memang sudah turun temurun dilakoni oleh warga sejak dahulu, jadi wajar jika menjelang ramadhan berakir beberapa titik keramaian akan meningkat.

Bisa jadi lonjakan dibeberapa tempat toko yang menjual pakaian ini karena Tunjangan Hari Raya (THR) sudah cair.


Jika di lihat persiapan dari pihak pemilik toko terlihat memang sebagian besar mereka sudah menaati protokol kesehatan, terlihat para pemilik toko sudah menyiapkan tempat untuk mencuci tangan dan memasang sepanduk yang berisi himbaun kepada pengunjung agar menggunakan masker saat berbelanja. Namun sayang masih ada beberapa warga yang kurang menaati himbauan tersebut.

Untuk memutus matarantai virus Covid-19 seharusnya masyarakat sadar dengan protokol terkait hal itu, namun sayangnya masih banyak warga yang terpantau enggan untuk berlaku disiplin.

Salah satu pengunjung yang enggan menyebut nama saat dimintai keterangan di pusat perbelanjaan daerah Dungus mengatakan, ia datang untuk mengantar anaknya untuk membeli baju baru karena hal tersebut menurutnya sudah menjadi tradisi keluarganya. Namun ia sendiri menyayangkan dengan pengunjung yang lain, sebab masih banyak yang tidak menggunakan masker.

"Repot juga mas, sama orang banyak. Saya dari rumah sudah memakai masker, eh, sampai sini masih banyak pengunjung yang kurang disiplin, "katanya singkat. (Jt/gw)

BERITA TERKAIT